Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Imbau Masyarakat Disiplin dan Taat Prokes

Kendari, Sultrademo.co – Berdasarkan data kewaspadaan Satgas Penanganan Wabah Covid-19 hingga kemarin pukul 15.00 WITA, jumlah kasus positif tercatat sebanyak 2.948 kasus. Rinciannya, sebanyak 676 pasien masih dalam perawatan, 2.237 sembuh dan 35 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Masih tingginya penambahan kasus terkonfirmasi positif corona virus disease (Covid-19) tiap harinya di Kota Kendari, membuat Wali Kota Kendari H Sulkarnain Kadir terus menghimbau kepada seluruh warga untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya
 

“Setiap harinya kita terus mendapatkan kasus baru covid-19. Misal kemarin ada penambahan 2 kasus baru, sehingga total pasien dalam perawatan menjadi 676 kasus. Saya tak hentinya mengimbau kepada seluruh warga kota untuk tetap mematuhi Prokes (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” ujar Sulkarnain.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini mengungkapkan, himbauan yang disampikan setiap saat bukan tanpa alasan. Pasalnya, dengan terbebasnya Covid-19 maka akan mengurangi beban pemerintah dari segi penganggaran yang terbilang mahal.

“Mahal sekali. Satu pasien positif itu menghabiskan biaya sekitar Rp 80 juta. Karena di tes swab saja itu Rp 700 ribu sekali. Sementara untuk sembuh kita harus lakukan minamal tiga kali. Belum lagi pengobatan dan lainnya. Untung pemerintah menggratiskan,” kata Sulkarnain.

Ia membeberkan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari tahun 2020 terkoreksi hingga Rp. 278 miliar dari Rp. 324 miliar untuk penanangan wabah Covid-19. Melihat biaya penaganan pasien yang terlampaui tinggi, Ia pun mengimbau warga bisa taat mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Saya minta masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jaga kesehatan, mudah-mudahan dengan kita berprilaku disiplin, Corona bisa berakhir. Ingat, disetiap kesulitan akan selalu ada kemudahan. Disetiap ada ujian pasti ada jalan keluar,” kata Sulkarnain Kadir (Senin, 16/11/2020).

Laporan : Hani
Editor : MA

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait