Minim Biaya, Pengurus Olahraga Konawe Minta Perhatian KONI Sultra

  • Whatsapp

Unaaha, Sultrademo.co- Bukan hanya penghasil padi terbanyak, Kabupaten Konawe juga dikenal sebagai daerah pencetak atlet olahraga handal di Sultra. Salah satunya
Apriani Rahayu seorang pebulutangkis nasional di nomor ganda putri.

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konawe punya tekad besar untuk terus melahirkan atlet-atlet berbakatnya di berbagai cabang olahraga (cabor), hanya saja dalam pengembangan olahraga KONI Konawe masih belum optimal lantaran minimnya biaya. Besar harapan, KONI Sultra memberi perhatian dan dukungan dana hiba kepada KONI di daerah.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Konawe, Ujung Lasandara menjelaskan keterbatasan biaya membuat pihaknya sedikit kesulitan dalam mengembangkan atlet di Konawe, beberapa cabor pun ikut terabaikan lantaran pengurus cabang (pengcab) nya tak punya biaya untuk menutupi ongkos pembinaan masing -masing cabor.

“Dari 28 cabor yang diikuti KONI Konawe saat porprov Kolaka lalu ,hampir setengahnya tidak aktif lagi, mau di apa anggaranya sangat terbatas padahal sesungguhnya kita punya banyak atlet yang potensi yang mumpuni jika terus di latih, ” ujarnya. Kamis (14/11).

Staf Ahli Bupati ini Konawe itu menyebutkan, untuk cabor yang masih di bina saat ini yakni sepakbola, futsal, karate, silat, taekwondo, sepak takraw, kempo, catur, bridge, bulutankis, atletik, balap sepeda, panjat tebing serta renang dan selam air.

Cabor lain lanjutnya, terkendala pembiayaan. KONI Konawe tidak bisa berbuat banyak dalam pengembangan bakat atlet sebab kewenangan membina atlet sebenarnya melekat pada pengcab masing-masing cabor.

KONI Konawe hanya bisa mempasilitasi ketika pengcab tiap-tiap cabor hendak menghelat suatu turnamen olahraga.

“2020 usulan anggaran KONI Konawe hanya Rp 200 juta, sudah pasti dana begitu tidak akan mampu mengakomodir seluruh cabor, makanya kami juga meminta KONI Sultra membantu kami melalui dana hibanya, besar harapan kita semua, kepengurusan KONI Sultra di bawah kepemimpinan ibu Agista lebih memperhatikan pengurus KONI yang ada di daerah,” tutupnya.

Laporan :Jumardin
Editor : AK

Pos terkait