Knalpot Motor Bising, Pria di Konsel Ditikam Warga Kampungnya

  • Whatsapp

KONAWE SELATAN, SULTRADEMO. CO – Malang nian nasib AR alias T (23), seorang pria asal Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara yang harus menjalani perawatan serius setelah menerima luka tusukan dari KS alias A (31) warga satu desanya sendiri.

AR dianiaya oleh KS bersama dua orang kawannya saat bertikai. Kasat Reskrim Polres Konsel IPTU Fitriyadi menjelaskan, terjadinya penganiyayaan bermula ketika korban melintas lewati rumah tersangka menggunakan kendaraan roda dua dengan suara bising (Double Gas).

Bacaan Lainnya

Tersangka yang saat itu sedang duduk di depan rumah bersama dua orang kawannya meneriakan kata kotor kepada korban seketika korban hendak kembali melintas.

Tak terima diperlakukan demikian, (diteriaki kata kotor) korban kemudian membawa temannya menghampiri rumah tersangka, sehingga terjadilah pertikaian.

“Dari keributan tersebut, lantas saudara A melakukan penganiayaan dengan menggunakan pisau badik dan melukai korban,” ujar Fitriyadi. Senin (17/6/2019).

Akibat tusukan itu, korban mengalami luka tusuk dibagian pinggang sebelah kanan, luka robek pada bagian dada dan lengan sebelah kiri serta luka memar pada bagian mata sebelah kiri.

Atas kasus yang terjadi tanggal 16 Juni 2019, dengan nomor Laporan Polisi Nomor: LP/10/VI/2019/Sultra/Res Konsel/Spk Sek Morut, Timsus Satreskrim Polres Konsel dipimpim oleh Kaurbin Ops Satreskrim, Ipda Gema Brajaksono, S.TrK melakukan pengejaran terhadap tersangka oelaku penganiaayan yang hendak melarikan diri ke Kolaka.

Berselang satu hari setelah kejadian perkara, Timsus Satreskrim Polres Konsel yang di back up oleh Timsus Satreskrim Polres Kolaka, berhasil menangkap tersangka di Kolaka.

“Tepatnya pukul 03:00 Wita pelaku di tangkap Kolaka bersama dua kawannya yang melakukan penganiayaan terhadap korban yakni N (21) dan W(17),” tuturnya.

Akibat perbuatan tindak pidana penganiyayaan itu, tersangkadikenakan Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP atau Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan Ancaman paling lama sembilan tahun penjara.

Laporan : Aliyadin Koteo

  • Whatsapp

Pos terkait