Kolaka Timur, Sultrademo.co – Kabupaten Koltim, menjadi daerah pertama di Indonesia yang dikunjungi Tim Pencegahan Kemiskinan Ekstrim (PKE) Sekretaris Wakil Presiden (Wapres) RI, Selasa (1/11/2022).
Daerah yang menjadi lokus atau titik terletak di Desa Aladadio dan Pekorea Kecamatan Aere.
Hadir pada kegiatan tersebut, Plt Bupati Koltim, Abd Azis SH, Sekda Koltim, Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, Anggota DPRD Koltim, H Amin W, sejumlah pimpinan OPD, Camat Aere dan tokoh masyarakat.
Dikatakan Bupati Koltim, Abd Azis, Kolaka Timur adalah daerah pertama yang dikunjungi tim tersebut, dan hanya satu-satunya di Sultra.
“Ini luar biasa perhatian dari tim PKE Wapres, kita angka 20 persen kemiskinan ekstrim artinya paling rendah meski tim belum turun. Dengan adanya tim ini kita bisa 0 persen di 2024. Tapi masih ada yang lebih parah lagi, yakni stunting,” papar Bupati.
Begitupun soal kasus stunting, sebut bupati, Koltim masih tergolong rendah, dan dengan adanya tim PKE ini bisa jauh lebih menurun.
“Saya ingin pemerintahan ini menjadi jembatan buat masyarakat, bukan hanya fisik kita bangun tapi komunikasi dan batiniah tak kalah penting,” tutupnya.
Sementara itu, Tim PKE yang juga berasal dari Yayasan Haji Kalla menjabarkan, untuk di Desa Aladadio terdapat sejumlah kegiatan yang dilakukan diantaranya, pembelajaran syariat islam, pengurusan jenazah, pengajian, pelayanan dan edukasi kesehatan seperti pencegahan stunting. Lalu di Desa Pekorea, diantaranya pembelajaran mengaji, pembibitan ikan dan padi organik.
“Kami dari yayasan akan membuat produk olahan dari potensi yang ada di kedua desa ini. Program ini akan berlanjut sampai 2024,” jelas Tim PKE.
Sedang Dosen UHO, Prof Teri Pakke yang juga turut serta dalam kegiatan ini menyampaikan
“Saya siap membantu bersama tim untuk mengembangkan tanaman padi organik yang ada di Desa Pekorea ini, makanya jaga baik-baik tanaman padi tersebut, termasuk menciptakan pencegahan hama,” ujarnya.
Dalam kegiatan, Bupati bersama Tim PKE melihat langsung proses pengembangan ikan dan tanaman padi organik yang ada di Desa Pekorea sebagai salah satu bentuk memberantas kemiskinan ekstrim.
 






