Makassar, Sultrademo.co — Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., resmi menerima Program Aspirasi Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) Tahun 2026 sektor Pengelolaan Sampah Terpadu senilai Rp107 miliar, Selasa (6/10/2026).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya bersama Ketua Komisi II DPR RI, dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dasar di daerah.
Kegiatan berlangsung di Makassar dan dihadiri pula Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muh. Inarto serta Kepala Bappeda Kota Kendari Muh. Saiful.
Wali Kota Siska menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Kemendagri, dan Komisi II DPR RI. Menurutnya, bantuan ini menjadi pijakan penting membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Ini peluang besar memperkuat pelayanan persampahan di Kota Kendari. Penanganan tidak cukup hanya pada pengangkutan dan pembuangan akhir, melainkan harus menyentas sumber, pengumpulan, pengolahan, hingga pemrosesan akhir,” ujar Siska.
Program LSDP didukung Bank Dunia melalui skema hibah berbasis kinerja, dirancang memperkuat tata kelola persampahan daerah dari hulu ke hilir — mencakup penguatan kelembagaan, perencanaan, pembiayaan, penyediaan sarana-prasarana, serta pengurangan volume sampah masuk TPA.
Bagi Kendari, dana ini akan terhubung langsung dengan rencana pengembangan fasilitas pengolahan sampah di kawasan TPAS Puuwatu. Kesiapan pelaksanaan telah melalui pendampingan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, termasuk tinjauan lokasi pada Agustus 2026.
Siska menegaskan Pemkot akan mengoptimalkan dana agar berdampak nyata bagi warga.
“Kami pastikan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Yang terpenting sistem pelayanan berfungsi menyeluruh,” tegasnya.
Ia juga mengajak semua pihak terlibat:
“Pemerintah tidak bisa sendiri. Keberhasilan butuh partisipasi masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan sampah berjalan berkelanjutan,” imbuhnya.
 






