Tekan Harga Pangan, Kendari Gelar Pasar Murah Libatkan 16 Distributor

Kendari, Sultrademo.co– Pemerintah Kota Kendari menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak selama tiga hari, 21–23 Oktober 2026, di halaman parkir Balai Kota Kendari. Kegiatan ini menjadi langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Gerakan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026 tersebut melibatkan 16 distributor bahan pangan, Perum Bulog, serta sejumlah pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang memasarkan produk olahan pangan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan bentuk sinergi pemerintah dengan berbagai pihak untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan yang terjangkau.

“Dalam kegiatan ini, kami menghadirkan 16 distributor. Selain itu, ada juga pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang menjual produk olahan pangan sehingga kegiatan ini turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rauf, tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah komoditas yang ditawarkan menunjukkan bahwa pasar murah masih menjadi salah satu alternatif bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika harga pangan mengalami fluktuasi.

Ia menegaskan, harga sejumlah komoditas dalam kegiatan tersebut ditawarkan di bawah harga pasar sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan biaya yang lebih hemat.

Rauf mengungkapkan, pelaksanaan GPM di Balai Kota Kendari kali ini merupakan kegiatan ke-124 sepanjang 2026. Capaian tersebut menempatkan Kota Kendari pada posisi keempat secara nasional dalam kategori kota berdasarkan frekuensi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Perkuat Jaringan Kios Pangan

Selain menggelar pasar murah, Pemkot Kendari memperkuat distribusi bahan pangan melalui jaringan kios pangan yang tersebar di wilayah kota.

Saat ini, terdapat sekitar 215 kios pangan di Kendari. Jumlah tersebut diperkuat jaringan kios binaan Bulog yang hampir mencapai 200 unit, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK) dan toko modern yang turut mendukung penyaluran bahan pangan kepada masyarakat.

Pembinaan terhadap kios pangan dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan lembaga terkait lainnya. Upaya tersebut mencakup penguatan usaha serta dukungan akses permodalan bagi pelaku usaha.

Keberadaan jaringan kios ini diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi pangan sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada pelaksanaan pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Bulog Pastikan Pasokan Beras SPHP dan Minyak Goreng

Dukungan terhadap pelaksanaan GPM juga datang dari Perum Bulog melalui penyediaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng.

Manajer Pemasaran Bulog Sulawesi Tenggara, Aan Fahri, mengatakan ketersediaan kedua komoditas tersebut sejauh ini masih mencukupi untuk memenuhi permintaan, baik dalam kegiatan pasar murah maupun distribusi melalui kios pangan dan Rumah Pangan Kita.

“Setiap ada permintaan untuk Gerakan Pangan Murah, kami berupaya memenuhinya. Dukungan tidak hanya untuk pemerintah kota dan provinsi, tetapi juga kementerian serta lembaga lain, termasuk TNI dan kepolisian,” jelasnya.

Aan menambahkan, Bulog melakukan pengawasan terhadap penjualan komoditas yang disalurkan melalui mitra untuk memastikan harga jual tetap sesuai ketentuan.

Apabila ditemukan mitra yang menjual komoditas dengan harga tidak sesuai aturan, Bulog akan menindaklanjuti melalui pemberian teguran. Jika pelanggaran terus berulang, sanksi dapat berlanjut hingga pemutusan kemitraan.

Melalui pelaksanaan GPM dan penguatan jaringan distribusi pangan, Pemkot Kendari berharap akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok semakin luas. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan gejolak harga pangan di daerah.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait