Lagi, Ditresnarkoba Polda Sultra Bekuk Pengedar Narkotika di Kolut

  • Whatsapp

Kolaka Utara, Sultrademo.co – Subdit 2 Ditresnarkoba Kepolisian daerah (Polda) Sultra terus bergerak cepat mengungkap kasus peredaran narkotika di Sultra. Terbaru pada hari Kamis (23/4/2020) Ditresnarkoba Polda Sultra kembali merilis terduga pelaku pengedar Narkotika.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode Proyek menyampaikan Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra memgamankan tersangka Aris (40) asal Desa Tambuha Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara. Pada hari selasa, (21/4/2020) pada pukul 10.12 WITA.

Bacaan Lainnya

“Dengan barang bukti berupa Narkotika 2 Paket besar dengan berat Brutto 101,00 Gram dan 8 Paket kecil dengan berat Brutto 9 Gram,”ungkap La Ode Proyek dalam rilis, kamis ( 23/4/2020).

Barang bukti lain yang berhasil diamankan yakni 1 Unit HP OPPO Warna Silver, 2 unit timbangan digital, 135 sachet bening ukuran 3×5, Uang tunai Rp. 25.500.000, 1 pirex kaca, 2 (dua) sendok/shabu, 1 (satu) wadah plastik tempat penyimpanan Shabu dan 2 buah korek gas.

La Ode menjelaskan sebelumnya polisi menerima informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika jenis shabu di wilayah Kolaka Utara, atas dasar informasi tersebut kemudian Tim Opsnal Subdit 2 Ditresnarkoba polda Sultra melakukan penyelidikan.

Kemudian, Pada hari Selasa tanggal 21 April 2020 Pukul 07.15 WITA sampai pukul 10.20 WITA memasuki rumah target dan melakukan penggeledahan di Desa Tambuha Kec. Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara, hingga akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap Aris (40) tersangka pengedar narkotika.

“Kemudian dilakukan introgasi terhadap lelaki Aris (40) dari hasil introgasi bahwa Narkotika Jenis Shabu ia peroleh dari Kiriman dari Kota Makassar, Provinsi Sulsel. Selanjutnya Tim membawa tersangka dan barang bukti untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,”ujarnya

Tersangka Aris (40) merupakan Kurir sekaligus pengedar yang mengedarkan Narkotika jenis Sabu dengan cara lansung menjual kepada Konsumen atau pasiennya.

“Tersangka dikenai Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) dan UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”Pungkasnya.

Pos terkait