Lagi, KM Bahari 5E Delay Berangkat, Ratusan Penumpang Terlantar di Pelabuhan Raha

Ketgam: Kolase Foto Ratusan Penumpang terlantar di Pelabuhan Raha menunggu kedatangan kapal Express Bahari 5E (Foto atas) dan kapal Express Bahari 5E saat sandar di Pelabuhan Raha (Foto bawah) pada Jum'at pagi (30/6/2023). ( Foto: Pitra/Sultrademo)

Raha, Sultrademo.co –Ratusan penumpang kapal cepat rute Baubau – Raha – Kendari terlantar di Pelabuhan Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) akibat menunggu kedatangan Kapal Cepat Express Bahari 5E yang tak kunjung tiba di pelabuhan penyeberangan Raha-Kendari, pada Jum’at pagi, (30/6/2023).

Pantauan media Sultrademo, terlihat penumpang yang menunggu dan tertahan di pelabuhan menunggu armada tersebut sejak pukul 8.30 – 9.50 Wita. “Keterangan yang tertulis di tiket, kapal berangkat pukul 9.00 Wita, tapi sekarang sudah pukul 9.48 Wita, kapalnya belum tiba juga, inikan sangat merugikan kita,” ujar Salah seorang penumpang saat dikonfirmasi media ini.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun media, keterlambatan keberangkatan kapal di wilayah tersebut sudah sering terjadi, beberapa narasumber menduga kelalaian tersebut diakibatkan pihak kapal tak memiliki saingan sehingga melayani masyarakat sesuka hati.

“Dulu bagusnya waktu masih ada kapal MV Putri Angraeni, kami dilayani dengan baik dikapal itu, tiketnya juga murah. Kalau sekarang kapal milik PT. Dharma Indah ini jual tiketnya mahal, sampai Rp 160 ribu untuk kelas ekonomi, belum lagi banyak calo yang mengambil keuntungan, setelah hanya satu kapal mereka layani kita sesuka hati, mungkin karena tidak ada saingan dan mereka pikir pasti laku juga tiketnya.l,” kesalnya.

Selain keterlambatan kapal, beberapa penumpang juga mengeluhkan buruknya fasilitas di Pelabuhan Nusantara Raha, dimana toilet yang tidak memiliki ketersediaan air hingga merugikan para penumpang.

“Kita juga sayangkan toilet disana kotor dan tidak ada airnya, akhirnya kami mau masuk WC harus pulang dulu ke rumah, atau bersabar untuk masuk ke WCnya kapal, sangat berbeda dengan sebelum-sebelumnya,” ujar Fadil, salah seorang penumpang lainnya.

Saat dikonfirmasi, agen kapal cepat PT. Dharma Indah, Ali, tak menampik kelalaian pelayanan yang mereka berikan. “Iya, itumi juga pada bela (logat daerah), mau diapa juga, sedikit lagi itu. Saya kontak dulu kapten paleng (logat daerah),” kata Ali.

Pantauan media ini, armada Express Bahari 5E baru sandar di pelabuhan Raha pada 9.49 Wita dan baru berlabu pukul 10. 13 Wita. Fasilitas toilet umum yang ada di Pelabuhan Raha memang nampak kotor dan bau, serta tidak ada ketersediaan air hingga para penumpang banyak yang mengeluh.

Selain itu, wartawan yang melakukan pantauan juga melihat banyak calo di pelabuhan tersebut, mereka menunggu dari gerbang masuk pelabuhan sampai ke ruang tunggu penumpang, para calo tersebut menawarkan tiket kepada para penumpang dengan harga murah, mereka memberi kertas bertuliskan nama mereka untuk diperlihatkan saat penumpang masuk sesi pemeriksaan tiket oleh petugas.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kelas II Raha belum dapat dikonfirmasi.

Laporan: Pitra

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait