Mewujudkan Industri 4.0, Indonesia Jangan Melupakan Sektor Pertanian

  • Whatsapp

Kementrian Pertanian mestinya berfokus pada tupoksinya pada riset dan pengembangan tanaman pangan, menjamin ketersediaan pangan (beras, jagung, kedelai, kentang) agar impor bisa ditekan, kebutuhan bawang putih domistik terpenuhi tanpa impor, budidaya buah unggul, mengurangi ketergantungan impor daging sapi dll serta tidak membiarkan banyak lahan tidur yang tidak produktif.

Bukan malah urus dan menjadikan ganja (Cannabis sativa) sebagai salah satu komoditas tanaman obat binaan oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Bacaan Lainnya

Sebagai mayoritas masyarakat agraris, Kementerian Pertanian harus terus mengupayakan inovasi mengingat populasi penduduk terus bertambah sementara lahan pertanian menyusut.
Diversifikasi menjadi kata kunci, meningkatkan SDM, modernisasi pertanian (bantuan alat mesin pertanian tepat guna dan tepat sasaran), meningkatkan nilai tukar petani sehingga mengubah paradigma bahwa menjadi petani juga berhak sejahtera sehingga mendorong minat generasi muda untuk berprofesi sebagai petani modern.

Ketika tumbuh antusiasme generasi muda berprofesi menjadi petani modern, di masa depan perluasan cetak sawah/lahan pertanian menjadi kebutuhan dengan telah rampungnya sejumlah bendungan/waduk yang telah dan sedang dibangun Kementerian PUPR di sejumlah daerah.

 

Pos terkait