Kendari, Sultrademo.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari (DP3AK) menggelar kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi dalam Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Tingkat Daerah Kabupaten/Kota, di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (13/10/22).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala yang hadir sebagai pemateri mengatakan peran Pemerintah Kota dalam mengurangi tindak kekerasan yaitu melakukan sosialisasi.
“Salah satu kegiatan seperti ini kan biasanya cikal bakal pemicunya itu persoalan ekonomi dan sosial, sehingga bagaimana bisa mengendalikan emosi jiwa masing-masing untuk tidak berbuat kekerasan,” kata Ridwansyah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari, Siti Ganef mengatakan kegiatan ini menghadirkan lembaga-lembaga untuk berkolaborasi membentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang belaku secara gratis.
“Kekerasan-kekerasan yang terjadi ini kita tidak bisa kerja sendiri kan bukan juga kerjanya pemerintah kota Kendari jadi harus ada kolaborasi karena pemerintah punya payung hukum dan lain sebagainya, didukunglah kita membentuk PATBM di 65 Kelurahan ini ,” terangnya.
“Kami juga ada pendampingan psikolog, ada pendampingan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBH) sesuai kebutuhan dan itu semua gratis,” lanjutnya.
Siti Ganef juga berharap pengawasan terhadap anak oleh orang tua selalu ditingkatkan terutama dalam penggunaan gadget.
Laporan : Hasriani
 






