Kendari, Sultrademo.co – Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 tahun 2022 menjadi moment bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari dalam melakukan kesiapannya untuk mengikuti akreditasi yang berlangsung di bulan Februari 2023 mendatang.
Direktur Utama RSUD Kota Kendari, Sukirman mengatakan saat ini pihaknya tengah berupaya memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat kota Kendari sebagai langkah awal dalam menyempurnakan pelayanan yang ada di RSUD kota Kendari.
Meski perayaan HKN merupakan momen yang sudah sering dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, namun dalam HKN kali ini Sukirman menyatakan sedikit berbeda sebab tahun ini RSUD Kota Kendari mengadakan pameran persiapan menuju akreditasi.
“HKN kali ini di adakan pameran dalam rangka persiapan menuju akreditasi RSUD kota Kendari. Kita punya niat bersama dimana kita ingin akreditasi yang paripurna,” tutur Sukirman. (Minggu, 13/11/22).
Ia berharap HKN tahun ini pihak Pemkot Kendari memberikan dukungan kepada pihak RSUD kota Kendari untuk mencapai akreditas yang diinginkan sejak 2 tahun lalu.
” Mudah-mudahan pada bulan Februari nanti, RSUD kota Kendari sudah terakreditasi paripurna,” harapnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu berharap akreditasi RSUD Kendari bisa maksimal dan mendapatkan hasil level bintang lima.
” Tadi kita melihat ada 16 pokja (Kelompo kerja) yang nanti akan menjadi poin penilaian atau instrumen penilaian bagi tim akreditasi dalam rangka memastikan bahwa RSUD kita ini bisa diberi predikat atau berada pada level bintang 5,” kata Asmawa.
Ia berharap RSUD kota Kendari menjadi salah satu RS yang bisa memberikan layanan paripurna bagi masyarakat yang ada di Kota Kendari.
Asmawa juga menyebut peringatan hari kesehatan nasional tahun ini menjadi momentum untuk kita untuk mulai masuk ke masa transisi dari pandemi.
” Pengalaman membuktikan bahwa hanya dengan kolaborasilah sinergi dan kerja sama oleh seluruh stakeholder maka pandemi bisa kita hadapi bersama dan pelan-pelan bisa meninggalkan pandemi menuju endemik,” tutur Asmawa.
Namun, menurutnya masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian serius misalnya pengurangan atau penurunan angka stunting kemudian pencegahan penyakit gagal ginjal akut bagi anak dan penyakit yang tidak menular lainnya.
” Tentu ini membutuhkan kerja bersama seluruh stakeholder yang ada di Kota Kendari, pemerintah, layanan kesehatan, masyarakat dan siapa saja yang berkepentingan untuk bersama-sama kita bersinergi berkolaborasi sehingga beberapa hal tadi yang perlu mendapatkan perhatian tadi bisa kita lewati dan kita cegah,” imbuhnya.
Diketahui, HKN kali ini Pihak RSUD Kendari melaksanakan jalan santai yang diikuti oleh Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, Sekretaris Daerah Kota Kendari Ridwansyah Taridala, Mantan Wali Kota Kendari Ir. Asrun, Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin, Direktur RSUD Kendari dr. Sukirman dan para kepala OPD dan seluruh insan tenaga kesehatan (Nakes).
Laporan : Hani






