Peduli Sosial, IKA SMAN 1 Lambuya Gelar Baksos

  • Whatsapp

 

Konawe, (SultraDemoNews)- Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 lambuya, Minggu (21/5/2017) gelar kegiatan bakti sosial (Baksos) yang dipusatkan di lapangan Sepak Bola Inowa, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Kegiatan Sosial IKA SMAN 1 Lambuya, Erwin Hidayat, S.Hut mengatakan, kegiatan Baksos yang digelarnya itu merupakan kegiatan perdana alumni, yang dimaksudakan merangkul dan mengembalikan eksistensi ikatan alumni SMAN I, dan lebih penting lagi, lanjut Erwin, menumbuhkan semangat kekeluargaan antara alumni, masyarakat, kepolisian dan pemerintah setempat.

“Kita inginkan silaturahim antar alumni, masyarakat dan pemerintah dapat terjaga dengan baik, sehingga melalui reuni alumni kita berinsiatif mengadakan kegiatan sosial seperti jalan santai, penanaman pohon, dan pembersihan rumah ibadah dibeberapa tempat,”paparnya.

Soal penghijauan, jalan santai dan pembersihan tempat ibadah, Erwin mengaku sangat perlu dilakukan, menurutnya, penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, yang mana, kata dia, pemanasan global mulai mengancam keadaan bumi, dan tentunya akan berimplikasi pada alam dan generasi berikutnya.

Sementara, jalan santai dan pembersihan rumah ibadah secara emosional dan spritual dapat mempererat silaturahim dan kesadaran persatuan antara umat beragama, terlebih lagi, tambahnya menghitung hari lagi bulan berkah (Ramadhan) bagi umat muslim akan segera tiba.

“Tentunya semua itu akan mengantarkan kita pada persatuan, kepedulian, dan saling menghormati antara sesama,”ulasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Camat Lambuya, Yones, SE menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh IKA SMAN 1 hari itu, selain membantu program-program pemerintahan, juga memberikan nilai edukasi dan pembelajaran pentingnya kesadaran sosial, dan semangat persatuan antara sesama.

“Saya fikir kegiatan seperti ini sangat positif, kesadaran sosial, mampu menjaga kerukunan, dan keragaman di tengah kultur masyarakat yang majemuk, kita berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini, namun menjadi kegiatan rutin, serta dapat ditularkan kepada generasi selanjutnya,”tutupnya.

Reporter : Aliyadin Koteo

Pos terkait