Pemaparan Visi dan Misi di DPW PKB Sultra, Dua Cakada Tidak Hadir

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi pemaparan visi misi calon kepala daerah yang maju di pemilihan langsung 2020, Sabtu malam di salah satu hotel di kendari (21/12/2019).

Dalam sosialisasi dan pemaparan visi misi menghadirkan panelis yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing, dan tahapan selanjutnya akan di laksanakan bulan januari dan februari 2020.

Bacaan Lainnya

Pengurus DPW PKB Sultra Jaelani mengungkapkan untuk sosialisasi ini ada beberapa yang belum hadir yakni Cakada Buton utara, Abu Hasan dan Cakada Konawe Selatan, Wahyu Ade Pratama Imran.

“Tapi nanti akan dikomunikasikan apakah diskusi ini dilaksanakan di waktu yang berbeda, tapi prinsipnya kami menginginkan tahapan ini semua harus di lalui oleh para calon karena sebetulnya bagian dari cara kita untuk membukakan ruang buat mereka sosialisasi di internal sekaligus menghadirkan para panelis,”

“Secara prinsip ini internal substansinya hanya karena kita membuka ini lebih lebar demi kepentingan yang lebih besar, agar masyarakat Sultra khususnya kabupaten-kabupaten yang mengikuti pilkada dapat mengetahui visi misi yang di dorong oleh para calonnya sehingga tentu keputusan PKB itu senantiasa mempertimbangakan aspirasi PKB di level lokal,”Jelasnya saat diwawancarai usai sosialisasi pemaparan Visi Misi Cakada

Selain itu PKB juga melihat dan mempertimbangkan komitmen para bakal calon terhadap partai, bukan hanya aspek yang pragmatis tapi ada aspek-aspek politik, aspek-aspek strategis yang di timbang oleh partai, diharapkan para calon sudah memiliki komitmen dan tidak menggunakan PKB hanya sebagai pintu.

“Tapi di masa yang akan datang PKB juga kita para kandidat juga mengikuti yang dikehendaki oleh PKB dalam konteks Visi Misi, Karena PKB juga memiliki infrastruktur yang luar biasa,” jelasnya

Jaelani mengatakan Secara prinsip itu diserahkan kepada para calon dan tentu berharap para calon bisa menentukan pilhan, juga ada standar bagi kandidat wakil yang mereka pilih yang diharapkan juga bisa memberi dampak elektoral.

“Opsi pendaftaran itu hanya 01 dan 02 kita siapkan kader, ini hanya untuk di Kabupaten Muna dan ditempat lain secara politik jumlah kursi juga tidak terlalu signifikan dan kita punya butuh waktu untuk menyiapkan kader-kader agar bisa lebih berani untuk bertarung” pungkasnya.

Ilfa

Pos terkait