Pemda Koltim Percepat Pengaspalan Jalan Polipolia-Bou, Gubernur Sultra Turun Langsung Pantau Progres

Koltim, Sultrademo.co – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) terus mempercepat realisasi pengaspalan ruas Jalan Polipolia hingga ujung Lambandia di Desa Bou.

Upaya ini semakin konkret setelah Bupati Koltim, Abd Aziz, SH., MH., melaporkan kondisi jalan tersebut kepada Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya
 

Respons cepat pun diberikan pada Rabu (21/5/2025), jajaran Dinas Bina Marga Provinsi Sultra bersama Dinas PUPR Koltim dan anggota DPRD Koltim melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut janji Gubernur Sultra untuk merealisasikan pengaspalan jalan sepanjang rute Polipolia-Bou, yang selama ini dinilai mendesak untuk diperbaiki. Anggota DPRD Sultra dari Dapil Kolaka Raya, Hartini Azis, A.Ma., yang turut hadir, menyatakan bahwa agenda ini sekaligus menjadi langkah awal persiapan teknis.

“Alhamdulillah, Gubernur merespons positif usulan ini. Hari ini, kami bersama tim melakukan pengukuran dan dokumentasi kondisi jalan sebagai dasar perencanaan pengaspalan,” ujar Hartini, yang juga menjabat Ketua TP-PKK Koltim.

Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi jalan yang masih mengandalkan struktur tanah dan pengerasan sederhana. Proses pengukuran teknis oleh Dinas Bina Marga Provinsi Sultra pun dilakukan untuk memastikan kesiapan proyek. Hadir dalam agenda tersebut antara lain Kepala Dinas PUPR Koltim, Ageng Adrianto, ST., MT.; Kabid Bina Marga Provinsi Sultra, Harmunardin, ST., MT.; serta perwakilan DPRD Koltim, Tadir dan Irwanto.

Hartini menambahkan, kolaborasi antarinstansi menjadi kunci percepatan proyek ini. “Dukungan Gubernur dan sinergi antara Pemprov Sultra, Pemda Koltim, serta DPRD diharapkan membawa hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Koltim, Ageng Adrianto, menegaskan komitmennya untuk memastikan transparansi dan kualitas pekerjaan.

“Kami akan bekerja sesuai standar teknis agar jalan ini tidak hanya mulus, tetapi juga tahan lama,” katanya.

Masyarakat Desa Bou menyambut antusias langkah ini. Selama ini, jalan yang rusak dan berdebu kerap menghambat distribusi hasil pertanian serta mobilitas warga. Jika terealisasi, pengaspalan jalan ini diharapkan menjadi solusi bagi peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Koltim mengajak seluruh pihak untuk terus memantau progres proyek, sekaligus menjamin bahwa pembangunan infrastruktur ini akan menjadi prioritas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Laporan : Uci Lestari
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait