Kendari, Sultrademo.co – Pada rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang digelar secara daring dengan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Pemerintah Kota Kendari bersama pemerintah pusat menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi melalui pengendalian inflasi.
Pertemuan ini menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan inflasi, termasuk fluktuasi harga bahan pokok dan dampak perubahan iklim pada produksi pangan lokal.
Mendagri, Tito Karnavian menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan prioritas utama demi mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan dan mencapai Visi Indonesia Emas 2045, yang bertujuan menjadikan Indonesia negara maju pada peringatan 100 tahun kemerdekaan.
“Sebagai upaya mendorong daerah untuk aktif mengendalikan inflasi, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun. Daerah dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik selama tiga bulan berturut-turut akan diberikan insentif senilai Rp10 miliar, diberikan setiap empat bulan kepada 38 provinsi, kabupaten, dan kota,” bebernya.
Menteri Tito juga menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta rapat pengendalian inflasi dilaksanakan secara mingguan dan menegaskan pentingnya kesinambungan dalam menjaga inflasi.
Hal ini selaras dengan visi jangka panjang pemerintah yang ingin memastikan ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan koordinasi dan kebijakan ekonomi yang tepat.
Pemerintah optimistis bahwa langkah-langkah strategis yang telah dibahas akan mampu mengendalikan inflasi secara efektif.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah, fondasi ekonomi yang kokoh dan stabilitas harga dapat terwujud, membawa Indonesia lebih dekat menuju masa depan yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.
Laporan : Hani
Editor : UL






