Buton Utara, Sultrademo.co – Pemerintah Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), menempatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai mitra strategis dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, organisasi ini didorong untuk menyelaraskan program kerjanya dengan arah kebijakan pemerintah tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buton Utara Rahman membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) TP PKK Kabupaten Buton Utara Tahun 2025 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Sabtu (13/12/2025).
Dalam sambutannya, Rahman menekankan bahwa kader PKK mulai dari tingkat kabupaten hingga dasawisma merupakan ujung tombak pemberdayaan masyarakat. Dedikasi mereka dinilai krusial dalam memperkuat ketahanan keluarga di seluruh pelosok Buton Utara.
”PKK sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran yang sangat vital. Rakerda ini menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi dan evaluasi agar program kerja yang disusun selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah,” ujar Rahman.
Rahman berharap, melalui forum ini, seluruh pengurus dapat merumuskan perencanaan yang matang. Tujuannya adalah menciptakan keluarga yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga sejahtera dan memiliki ketahanan sosial yang kuat.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Buton Utara, Ruskiana Rahman, menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerda tahun ini mengacu pada hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK Pusat dan Rakerda tingkat provinsi.
Mengusung tema ”Bergerak Bersama Menuju Keluarga Tangguh dan Sejahtera”, forum ini difokuskan untuk mengevaluasi kinerja satu tahun terakhir sekaligus menyusun rencana strategis untuk satu tahun ke depan.
”Program yang dirumuskan hari ini diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Buton Utara Tahun 2026,” kata Ruskiana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara Muhammad Hardhy Muslim, para asisten setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Buton Utara.
Editor: Muhammad Sulhijah
Laporan: Risal Saputra








