Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dijadwalkan berlangsung pada 15 April mendatang, melalui pertemuan awal bersama Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara.
Asisten II Pemkot Kendari, Dr. Nismawati, mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk menyatukan strategi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga di daerah.
“Jadi hari ini kami diundang oleh Bank Indonesia untuk persiapan rapat koordinasi. Di tanggal 15 nanti rencananya akan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara daerah,” ujar Nismawati, Rabu, (08/04/2026).
Selain fokus pada pengendalian inflasi, Rakor nantinya juga akan menjadi momentum peluncuran dua inovasi daerah oleh Wali Kota Kendari, yakni program PKK Kasoami dan Sekolah Hebat. Kedua program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus kualitas sumber daya manusia di Kota Kendari.
“Rencananya juga Ibu Wali Kota akan melaunching dua inovasi, yaitu PKK Kasoami dan Sekolah Hebat,” tambahnya.
Dalam rapat persiapan tersebut, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut dilibatkan, di antaranya Bagian Ekonomi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, serta Bagian Kerja Sama.
Nismawati menegaskan bahwa seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui koordinasi yang intensif ini, pemerintah berharap langkah-langkah strategis pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan terintegrasi guna menjaga daya beli masyarakat.






