Pemkot Kendari Terus Dorong Pelaksanaan Vaksinasi Terhadap 3 Kelompok Di Kota Kendari

  • Whatsapp
Ketgam : Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Saat Menyampaikan Siaran Persnya Pada Awak Media

Kendari, Sultrademo.co – Setelah tenaga kesehatan tuntas melaksanakan vaksinansi, kini lansia dan petugas pelayanan publik menjadi prioritas dalam pelaksanaan vaksin yang hingga saat ini masih terus di lakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

Tidak tanggung-tanggung, ribuan petugas pelayanan publik dan lansia yang melaksanankan vaksin tersebut. Hal ini tentu dilakukan pemkot Kendari dalam melindungi petugas pelayanan publik dan lansia agar terhindar dari resiko penularan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi saat ini, Wali Kota Kendari mengatakan sangatlah penting memberikan vaksin kepada dua kelompok tersebut sebab kelompok tersebut merupakan sasaran awal sebelum pemkot beralih ke masyarakat.

“Nakes kan sudah selesai. Masih dua kelompok ini yang harus kita selesaikan. Karena kan ada 3 kelompok yang menjadi target kita,” jelas Sulkarnain, Sabtu (5/06)

Meski demikian, Wali Kota tak memungkiri bahwa cakupan vaksinasi lansia dan petugas publik hingga saat ini masih terbilang rendah.

“Ini yang jadi acuan kita saat ini. Kalau sudah diberikan ke semuanya, barulah kita beralih kepada masyarakat umum,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, drg Rahminingrum yang ditemui secara terpisah mengatakan akan lebih bekerja keras untuk menuntaskan sasaran pemberian vaksin kepada masyarakat, khususnya pada lansia dan petugas pelayanan publik.

Ia menyebutkan dalam sepekan ini, pihaknya telah melakukan vaksinasi terhadap sekira 1.000 petugas pelayanan publik dan lansia di Kota Lulo.

Berdasarkan informasi dari Dinkes Kendari, cakupan vaksinasi lansia sudah mencapai 20,59 persen atau 3.837 orang dari 18.634 orang yang menjadi sasaran. Kemudian petugas pelayanan publik cakupannya mencapai 56 persen atau 21.173 orang dari 37.810 yang menjadi sasaran. Sementara itu, cakupan vaksinasi nakes menjadi yang tertinggi dengan persentase melebihi target atau telah mencapai 124,64 persen (5.174 orang) dari 4.151 orang yang menjadi sasaran vaksinasi.

“Kita genjot terus supaya cakupannya bisa tuntas sehingga kita bisa beralih ke sasaran berikutnya yakni masyarakat umum,” katanya.

Rahminingrum juga menambahkan, meski pelaksanaan vaksinasi masih terus berjalan, ia juga tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk seanantiasa mematuhi protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi (5M).

Pos terkait