Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan kerajinan lokal dan meningkatkan daya saing pengrajin di daerah.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sultra di Kendari, Selasa (3/12/2024).
Asrun yang hadir mewakili Penjabat Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dan berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan daerah.
“Sinergi antara semua pemangku kepentingan, termasuk OPD, BUMN, BUMD, perbankan, dan lembaga lainnya, sangat diperlukan untuk mendukung program Dekranasda. Kerja sama ini penting untuk mendorong pengembangan kerajinan berbasis tradisi lokal yang kompetitif,” ujar Asrun.
Dalam sambutannya, Asrun menjabarkan lima fokus utama pembangunan daerah Sultra, yaitu:
- Peningkatan dan pemerataan pendapatan daerah,
- Peningkatan dan pemerataan kesempatan kerja,
- Peningkatan dan pemerataan lapangan usaha,
- Peningkatan kualitas layanan publik, dan
- Peningkatan daya saing daerah.
Kelima prioritas ini, lanjutnya, menjadi pijakan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra yang berbasis potensi lokal, termasuk sektor kerajinan.
Selain memaparkan prioritas pembangunan, Asrun juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kerajinan. Ia mengingatkan bahwa pengrajin lokal harus mampu menghasilkan produk yang kreatif, berkualitas, dan memiliki daya saing di pasar global.
“Kita perlu menghadirkan solusi inovatif untuk berbagai tantangan yang dihadapi pengrajin, seperti rendahnya kualitas SDM, teknik produksi yang belum optimal, hingga keterbatasan akses permodalan dan pemasaran,” katanya.
Ia juga mengapresiasi Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis kerajinan lokal.
Dalam forum tersebut, Asrun mendorong Dekranasda dan mitra-mitranya untuk menyelaraskan program kerja yang dapat menghasilkan strategi konkret dan inovatif. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor kerajinan di Sultra.
“Saya berharap Rakerda ini dapat menjadi ruang diskusi produktif yang menghasilkan program kerja strategis demi kemajuan industri kerajinan kita,” tutupnya.










