Pemprov Sultra Hadiri Bimtek Big dan PIIG Universitas Halu Oleo

Ketgam : Dok. istimewa

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menghadiri Bimbingan Teknis Penguatan Simpul Jaringan Informasi Geospasi Bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Halu Oleo (UHO), kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 1 – 2 Agustus 2023 bertempat di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat Universitas Halu Oleo, Selasa, (1 Agustus 2023)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Halu Oleo Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu, S.Si., M.Si., Kepala Pusat Standardisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial Sumaryono, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Prov. Sultra Nur Fitrah Edyansyah, Perwakilan Bappeda Sultra, Dinas Kominfo Sultra dan Dinas PUPR Sultra, Perwakilan Kabupaten Kolaka Timur, Tim Teknis BIG dan Tim Teknis Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) UHO. Adapun narasumber dari Tim Badan Informasi Geospasial.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ir. Uniadi Mangidi selaku Ketua PPIG UHO, dalam sambutanya menyampaikan berdasarkan Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, Peraturan Presiden RI Nomor 27 tahun 2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional, Peraturan Badan Informasi Geospasial RI No. 2 Tahun 2019 tentang Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial dan Keputusan Rektor UHO No. 35/UN29/SK/KP/2021 tentang tim PPIIG UHO tahun 2021 dan tujuan pelatihan bimbingan teknis ini dalam rangkah pembinaan sumber daya manusia (SDM) Informasi Geospasial (IG) nasional di dearah

Dalam sambutan Rektor UHO, bahwa pengetahuan tentang geospasial hampir dipakai dimana saja dan Sekarang banyak data dan informasi dipakai diberbagai bidang.

“Segala sesuatunya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri jadi kolaborasi itu sangat penting dari pemerintah, universitas, masyarakat dan semua pihak sehingga harus ada kolaborasi dan kerjasama semua pihak dengan kegiatan ini bisa membuat Penguatan Simpul Jaringan Informasi Geospasial,” jelasnya

Kegiatan pada hari ini dan selanjutnya akan banyak kegiatan-kegiatan lagi sehingga masyarakat ataupun pemerintah paham mengenai informasi geospasial ini bisa dijadikan rujukan untuk mengambil kebijakan dalam rangka membangun daerah kita dan tentu saja yang kita harapkan adalah pengembangan sumber daya manusia dalam rangka keberhasilan pembangunan di Sulawesi Tenggara

Adapun narasumber Pertama yang memberikan materi yakni Aris Haryanto, selaku Koordinator Kelembagaan Informasi Geospasial, terkait optimalisasi simpul jaringan untuk mendukung kegiatan perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan menyampaikan Pertama pengembangan simpul jaringan merupakan target bersama yang harus dilakukan secara bersama sesuai dengan peran, fungsi dan kewenangan masing-masing pihak, Kedua membangun informasi geospasial yang andal untuk penguatan regulasi dan kelembagaan, Ketiga pemanfaatan dan pengembangan geoportal sebagai sarana berbagipakai data dan informasi geospasial daerah baik secara internal maupun eksternal, Keempat menghasilkan produk perencanaan pembangunan yang berkualitas membutuhkan data yang berkualitas (terstandar), Kelima penguatan kapasitas SDM pengelola data dan informasi geospasial di seluruh OPD.

Narasumber Kedua yakni Syamsul Hadi selaku Koordinator Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial, terkait manajemen kualitas data informasi geospasial serta integrasi simpul jaringan ke INA Geoportal dan portal satu data Indonesia bahwa metadata adalah data yang menjelaskan Riwayat dan karakteristik Data Geospasial (DG) dan Informasi Geospasial (IG) berdasarkan UU IG 4/2011.

Narasumber Ketiga yang membawakan materi Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Prov. Sultra, Nur Fitrah Edyansyah terkait implementasi kebijakan satu data dan simpul jaringan di wilayah Sultra yaitu pengantar pelaksanaan satu data di Prov. Sultra, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa jenis kekayaan baru bahkan lebih berharga dari minyak sehingga data yang valid merupakan salah satu modal utama untuk mencapai kesuksesan pembangunan sebuah negara. Dalam satu data Prov. Sultra adalah kebijakan yang bertujuan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, terintegrasi serta mudah diakses oleh pengguna data, sebagai dasar perencanaan,pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan melalui perbaikan tata kelola data pemerintah (Pergub Sultra No. 10/2021.

Sebagai tugas Bappeda Prov. Sultra dalam satu data provinsi yaitu: pertama menyepakati daftar data dan data prioritas dalam Menyusun daftar data instansi daerah dan kedua memberikan dukungan dan pelayanan teknis operasional dan administrative didalam forum satu data tingkat daerah.

Kemudian rencana kerja dan capaian kerja Bappeda Prov. Sultra sebagai kooordinator forum satu data Provinsi yaitu : pertama melaksakana Forum Group Discussion (FGD) dalam penyelenggaraan satu data, kedua berkolaborasi dengan BPS Sultra dan Dinas Kominfo Sultra dalam penyelenggarakan rapat koordinasi dengan para produsen data untuk melaksanakan penginputan data prioritas ke dalam aplikasi Syantik dan ketiga telah melaksanakan rapat koordinasi dengan Kab/Kota se-Sultra dalam rangka penyelenggaraan forum satu data di tingkat Kab/Kota.

 

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait