Pemprov Sultra Terus Berupaya Tekan Laju Inflasi

Gubernur Sultra Ali Mazi saat menyampaikan sambutan pada acara Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sulawesi Tenggara

Kendari, sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya dalam melakukan penekanan terhadap lagu inflasi harga komoditi pangan yang ada di Sultra.

Terdata pada Juni 2023 inflasi gabungan di Sultra sebesar 5,32 persen secara tahunan. Data ini berada di atas target inflasi 3±1 persen. Jika dilihat sepanjang tahun, inflasi di Sultra hingga Juli 2023 masih tercatat sebesar 1,62 persen.

Bacaan Lainnya
 

Gubernur Sultra Ali Mazi menilai hal itu masih terjaga seiring dengan langkah proaktif pemerintah untuk menjaga ke stabilan inflasi.

“Namun demikian, beberapa tantangan global perlu terus diwaspadai agar dapat mencapai target inflasi nasional pada akhir tahun 2023,” ujar Ali Mazi dalam sambutannya pada acara Kick Off GNPIP Sultra, Jumat (11/8/2023).

Dijelaskannya pada tahun 2022 Sultra tercatat sebagai Provinsi dengan tingkat inflasi tahunan tertinggi se-sulawesi dan tertinggi kedua secara nasional. Dengan inflasi sebesar 7,39 persen secara tahunan.

“Inflasi komoditas yang diatur pemerintah yakni tarif angkutan udara menjadi sumber utama inflasi Sultra dengan catatan inflasi sebesar 21,38 persen secara tahunan,” jelasnya.

Kendatipun demikian, kata Ali Mazi kelompok inflasi inti dan komoditas pangan bergejolak cenderung stabil, masing-masing menduduki peringkat 22 dan 23 dari 34 provinsi di indonesia.

“Berdasarkan capaian ini, kinerja pengendalian inflasi daerah terutama untuk mengendalikan harga komoditas pangan bergejolak terlaksana dengan baik oleh TPID se-Sultra,” tuturnya.

“Pelaksanaan berbagai upaya sesuai strategi 4K. Di antaranya operasi pasar, sidak pasar dan pelaksanaan pasar murah secara efektif dapat mendorong stabilitas harga-harga komoditas pangan,” lanjutnya.

Selain itu, gerakan tanam seperti tanam cabe kendalikan inflasi di 7 kabupaten/kota seperti Kota Kendari, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Bombana, Kota Baubau, dan Kabupaten Buton Selatan turut menahan kinerja inflasi pada periode berjalan.

“Untuk itu, kegiatan GNPIP tahun 2023 ini akan dirangkaikan dengan perluasan kerja sama antar daerah (KAD) intra dan antar Provinsi, peresmian penguatan digitalisasi dalam rangka pengendalian inflasi, penyerahan bantuan produksi maupun pascapanen pertanian, hingga peresmian sinergi dengan TNI,” pungkasnya.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait