Pencemaran Nama Baik Dominasi Pengaduan Masyarakat di Polda Sultra

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Maraknya laporan pengaduan kasus pencemaran nama baik akhir-akhir ini, menjadi catatan tersendiri bagi aparat penegak hukum terutama Subdit V Tipidsiber Dit Reskrimsus Polda Sultra.

Subdit V Tipidsiber mencatat, selama triwulan pertama tahun 2021 sejak Januari hingga Maret, pengaduan masyarakat didominasi oleh pencemaran nama baik sebanyak 47%, penipuan online 23%, pengambil alihan akun medsos oleh orang tak dikenal 11%, pengancaman dan atau pemerasan 6%, penyebaran konten asusila 2% dan terakhir ujaran kebencian/isu SARA 1%.

Bacaan Lainnya

Sesuai program Kapolri yakni PRESISI, penegakan hukum mengedepankan restorative justice seperti yang telah dilaksanakan oleh Subdit V Tipidsiber dalam setiap penanganan perkara laporan pengaduan masyarakat.

“Mulai tahap lidik kita upayakan mediasi, sidik mediasi lagi, hingga ke tahap JPU kita mediasi,” ungkap Kasubdit V Tipidsiber Dit Reskrimsus Polda Sultra Kompol Muh. Fahroni, S.I.K saat dikonfirmasi, Rabu (14/04/2021).

Ia menjelaskan, beberapa diantara perkara laporan pengaduan masyarakat terkait dengan pencemaran nama baik diselesaikan dengan mengundang kedua belah pihak.

“Untuk memberikan klarifikasi dan mediasi karena dalam restorative justice kepolisian berperan dan bertindak sebagai penengah,” pungkasnya

Laporan : Ilfa

Pos terkait