Konawe, Sultrademo.co – Pemerintah Kabupaten Konawe terus mematangkan persiapan penerapan Nomor Tunggal Panggilan Darurat atau NTPD 112. Kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan mekanisme koordinasi lintas instansi menjadi fokus utama agar layanan ini dapat segera diakses masyarakat secara optimal.
Hal tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Layanan Darurat 112 yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, di ruang rapat Wakil Bupati, Selasa (9/12/2025).
Dalam arahannya, Syamsul Ibrahim menegaskan bahwa layanan 112 merupakan fasilitas vital yang harus mudah diakses publik, terutama dalam situasi genting. Ia menekankan bahwa keberhasilan layanan ini sangat bergantung pada integrasi dan sinergi lintas sektor.
”Kunci utamanya adalah integrasi. Penanganan laporan masyarakat harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Oleh karena itu, penguatan command center dan kejelasan alur kerja menjadi prioritas yang harus dituntaskan,” ujar Syamsul.
Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI yang hadir dalam forum tersebut menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia menekankan bahwa kesiapan teknis harus dibarengi dengan penguatan kemampuan petugas (soft skill), meliputi kemampuan komunikasi, empati, dan koordinasi yang baik.
Kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga disebut sebagai unsur strategis dalam mengatasi tantangan di lapangan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertindak sebagai sektor lini (leading sector), didukung oleh instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Polres, Kodim, serta penyelenggara layanan telekomunikasi.
FGD tersebut juga membedah sejumlah isu teknis, antara lain integrasi sistem komunikasi, kepastian ketersediaan operator selama 24 jam, dan stabilitas jaringan telekomunikasi.
Selain aspek teknis, strategi sosialisasi kepada masyarakat turut menjadi bahasan penting. Edukasi publik dinilai mendesak karena masih banyak warga yang belum mengetahui bahwa layanan 112 dapat dihubungi tanpa pulsa atau gratis.
Menutup pertemuan, para peserta menyepakati sejumlah tindak lanjut, mulai dari peningkatan sarana command center, pelatihan intensif bagi operator, hingga uji coba sistem sebelum layanan dioperasikan secara penuh. Pemerintah daerah berharap, kehadiran NTPD 112 nantinya dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Konawe melalui layanan darurat yang cepat dan terpercaya.
Laporan: Muhammad Sulhijah








