Pertama Kali di Sultra, Sekolah Politik DPD KNPI Diikuti 200 Peserta

Ketgam : DPD KNPI Sultra menggelar Sekolah Politik untuk generasi muda/Istimewa

Kendari, Sultrademo.co – Berdasarkan data survei dalam setiap momentum politik suara milenial mencapai angka 50 persen, namun kenyataannya dalam memanfaatkan momentum dan peluang itu tidak semua pemuda melek untuk mengisi ruang-ruang politik.

Sehingga dalam memberikan edukasi kepada pemuda maka Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Sekolah Politik tujuannya agar generasi muda sadar dan mau memacu diri untuk terlibat aktif dalam ruang-ruang politik.

Bacaan Lainnya
 

“Dalam bacaan survei keterwakilan suara milenial ini hanya 10 persen. Ketum Alfin menilai bahwa ini masih dalam jumlah yang kecil keterwakilan anak muda, inginya beliau bagaimana anak muda bisa berperan aktif dalam ruang-ruang politik jadi untuk mendorong itu kita lakukanlah angenda Sekolah Politik di DPD KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar Sekretaris Umum DPD KNPI Sultra, Muhammad Daulad, pada Minggu (9/10/2022).

Daulad menerangkan secara prioritas kegiatan Sekolah Politik menargetkan agar anak muda bisa paham dan mengetahui politik itu seperti apa serta pentingnya keterlibatan generasi muda terkhusus di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu diikuti oleh 200 peserta serta menghadirkan para pemateri yang kompeten dibidangnya.

“Animo peserta dalam dua hari ini sangat antusias, agenda kita kemarin sebetulnya 150 orang tapi yang hadir ini hampir 200 orang. Dua hari ini semua materi-materi politik juga kita suguhkan kepada peserta,” tutur Daulad.

“Pemateri utama kita kemari Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi. Ada dari penyelenggara supaya teman-teman peserta sekolah politik juga mengetahui apa saja tugas dari penyelenggara dan tupoksinya apa saja, kita suguhkan juga kepada peserta pemateri dari lembaga survei supaya mengetahui bagaimana kerja politik di survei ini akhirnya kita baca bahwa keterlibatan pemuda itu sangat kuat. Kita juga menghadirkan para politisi supaya memberikan pemahaman kepada anak muda bahwa seperti inilah ruang-ruang politik,” beber Daulad.

Tak hanya menyugukan materi kepada peserta Sekolah Politik, Daulad juga membeberkan tindaklanjut dari kegiatan tersebut DPD KNPI Sultra akan memberikan ruang koordinasi di semua pemateri.

“Misalnya di lembaga survei dan penyelenggara sebab di Sekolah Politik ini tidak mesti dia harus jadi anggota dpr, bupati atau walikota bisa juga masuk dan aktif sebagai penyelenggara dan kita memberikan ruang itu jadi koordinasinya peserta untuk seluruh pemateri itu ada, kami memberikan tahap pengenalan sehingga setelah kegiatan Sekolah Politik ini mereka masih saling komunikasi dan koordinasi terkait tujuan-tujuan mereka,” terang Daulad.

Sekolah Politik yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Sultra merupakan pertama kali di Sulawesi Tenggara, Daulad menyampaikan kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahun.

“Sekolah politik DPD KNPI ini memang yang pertama. Tahun depan kita menjadikan bagian agenda tahunan kita, apa lagi ini menjelang pesta demokrasi 2024, dan kami DPD KNPI pada pemilu 2024 berusaha untuk merangsang partisipasi pemuda agar meningkat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pendidikan Politik Kaum Muda untuk Indonesia Maju” yang diselenggarakan disalahsatu hotel di Kendari sejak tanggal 8 hingga 9 Oktober 2022.

 

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait