Polda Sultra Sita 320 Bungkus Kosmetik Tanpa Izin Edar

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) – Sebanyak 320 bungkus dari 22 jenis kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) disita oleh Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra.

Polisi juga mengamankan satu tersangka RY (32) yang berprofesi sebagai PNS di jalan Malaka, Kelurahan Kambu, Kecamatan Poasia Kota Kendari pada hari Kamis (17 Januari 2019) sekitar jam 12.00 WITA.

Bacaan Lainnya

Kosmetik yang disita terdiri dari Cream pemutih, Spray Miss V, Lulur Racik, Cream Temulawak, Peiyen Aloevera Powder dan bahan lainnya yang tidak memiliki nomor registrasi di dalam produk.

“Untuk total keseluruhan kerugian sekitar Rp. 40.000.000 hingga 50.000.000 kalau untuk secara nilai,” Ungkap Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus, Kompol Bungin M. Misalayuk, S.Ik

Produk kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan merkuri bisa menyebabkan kerusakan sistem janin, kanker, dan kerusakan pada kulit.

Kepala Seksi Penindakan BPOM Sultra, Wahyudin Muis mungungkapkan jika masyarakat membeli kosmetik jangan lupa melihat terlebih dahulu kode balai BPOM karena tidak bisa menjamin kesehatan.

“Masyarakat harus memahami bahwa di internet sendiri ada balai BPOM untuk melihat data apakah kosmetik tersebut terdata atau tidak untuk menghindari adanya nomor registrasi palsu,” ungkap.

Kepada tersangka dikenakan Undang-undang Kesehatan No 36 tahun 2009, Pasal 193 Jo Pasal 106 ayat 1, ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Laporan : Aryani fitriana

Pos terkait