Jakarta, Sultrademo.co — Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan terakhirnya di hadapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR serta DPD RI di Jakarta, Jumat (16/08/2024).
Dalam pidato yang menjadi penutup satu dekade kepemimpinannya, Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk merenung, berterima kasih, dan mempersiapkan masa depan yang lebih gemilang.
“Di kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih telah bersama-sama melalui setiap langkah dan tantangan hingga kita tiba di hari ini,” ucap Jokowi.
Jokowi juga memanfaatkan momen ini untuk merefleksikan capaian-capaian yang berhasil diraih selama masa kepemimpinannya. Infrastruktur yang kini menghubungkan seluruh pelosok negeri dan perekonomian yang tetap tumbuh stabil di atas 5% meskipun di tengah ketidakpastian global, menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintahannya.
“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Jokowi.
Selain capaian di bidang ekonomi dan infrastruktur, Jokowi menyoroti pentingnya hilirisasi industri sebagai langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan bangsa. Meski menghadapi berbagai tantangan, Jokowi yakin bahwa langkah ini akan membawa manfaat besar bagi kesejahteraan rakyat dalam jangka panjang.
Namun, di tengah berbagai pencapaian, Jokowi tidak segan mengakui bahwa masih ada harapan rakyat yang belum sepenuhnya terpenuhi. Dengan rendah hati, ia menyampaikan permohonan maaf.
“Saya bersama Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin memohon maaf atas harapan-harapan yang belum bisa diwujudkan,” kata Jokowi.
Sebagai penutup, Jokowi memberikan pesan khusus kepada penerusnya, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, yang akan memimpin Indonesia pada periode mendatang. Jokowi menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia akan semakin dekat dengan cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan kemudahan bagi bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” tutupnya.





