RDP DPRD BOMBANA RICUH, KETUA DPRD CABUT BADIK

  • Whatsapp

Suasana RDP DPRD Bombana berlangsung ricuh setelah Ketua DPRD Bombana Mengacungkan keris

KENDARI (SultraDemoNews) – Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin 7 Januari 2019 berlangsung ricuh.

Salah seorang saksi, yang juga anggota DPRD Bombana, Arsyad mengatakan, RDP DPRD Bombana awalnya berlangsung lancar dan aman, namun saat wakil ketua II DPRD Bombana Amiadin mempertanyakan persoalan perubahan rencana kerja, hal itu seketika memicu emosi ketua DPRD.

Bacaan Lainnya

“Jadi kericuhan bermula saat wakil ketua II DPRD Bombana Amiadin mempertanyakan persoalan perubahan rencana kerja, saat itulah Andi Firman sontak berdiri sambil mencabut badik seolah menantang peserta rapat,” bebernya.

Senada dengan Arsyad, salah satu korban dari kericuhan RDP itu, Heriyanto anggota DPRD Bombana juga, mengatakan sesaat setelah Ketua DPRD Bombana, Andi Firman mengacungkan badik, tiba tiba muncul beberapa Orang Tidak Dikenal (OTK) yang membuat kericuhan semakin menjadi.

“Saya juga kurang mengerti kenapa Ketua tiba tiba berdiri dan berkata “Cari masalah atau cari solusi” itu sambil mengacungkan badik, kata kata itu yang membuat peserta rapat bertanya tanya, terlebih lagi, Tidak lama setelah pak Ketua mengacungkan badik, tiba tiba masuk beberapa preman, dan membuat suasana rapat bertambah kacau,” kesalnya.

Akhirnya, Ketua DPRD Andi Firman yang juga anggota partai PAN itu, dilaporakan ke pihak kepolisian atas tindakannya yang merugikan internal DPRD Bombana. Selasa (08/01/19)

Laporan : Anggun Abubakar

Pos terkait