Refleksi Hari Lahir Pancasila, KAMMI Kendari: Pengelolaan Ekonomi Bangsa Masih Jauh Dari Pancasila

Kendari, Sultrademo.co – Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Kendari Iwan Haridi khusus menyoroti kondisi ekonomi bangsa pada peringatan hari lahir Pancasila tahun ini.

Iwan mengungkapkan bahwa pengelolaan ekonomi bangsa saat ini masih jauh dari ekonomi pancasila yang berbasis kerakyatan.

Bacaan Lainnya
 

Menurutnya ekonomi Pancasila seyogyanya menjadi prioritas dalam sistem ekonomi pasar dengan pengendalian pemerintah atau ekonomi pasar terkendali.

Tetapi kenyataannya sangat jauh dengan situasi yang dialami oleh masyarakat sampai hari ini.

“Bisa dilihat, mulai dari naiknya harga barang di pasaran, kelangkaan minyak goreng, kenaikan BBM, kenaikan pajak  sehingga banyak pedagang kecil gulung tikar, dan rakyat makin menderita,” tutur mahasiswa pascasarjana IAIN Kendari tersebut, Selasa (1/05/2022).

Ia juga mengutarakan keprihatinannya, dengan situasi dan kondisi bangsa saat ini, akibat dari naiknya harga kebutuhan masyarakat.

“Seyogyanya pemerintah baik itu eksekutif dan legislatif, harusnya selau bersinergi dalam mengawal dan menjaga nilai-nilai Pancasila untuk selalu mewakili hati rakyat,” tegasnya.

Sehingga pihaknya berharap, di momentum hari lahirnya Pancasila tidak ada lagi rakyat yang menjerit, dan pemerintah harus segera mengambil tindakan dalam mencari solusi terhadap masalah yang ada.

“Kita tidak mau lagi masih ada rakyat yang menderita akibat naiknya bahan pokok, BBM, kelangkaan minyak goreng. Semoga pemerintah segera mengambil tindakan secepatnya dalam memulihkan harga-harga bahan pokok dipasaran,” tutupnya

Laporan : Muh. Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait