Selama Tiga Tahun Terakhir, 50 Kasus Kekerasan Perempuan Terjadi di Konsel

  • Whatsapp

KONAWE SELATAN (SultraDemoNews)- Angka kasus kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan dan anak di Indonesia terhitung masih tinggi. Seperti di Konawe Selatan misal, kekerasan perempuan dan anak dinilai masih cukup memprihatinkan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Konsel, Jimmy Norman mengungkapkan, sesuai data yang diterima pihaknya, terhitung sejak Tahun 2015 hingga 2018, sebanyak 50 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ditangani pihaknya.

Bacaan Lainnya

“Sudah sekitar 50 kasus, dari sekian banyak kasus yang ditemukan banyak yang pelakunya adalah orang-orang bagian diluar wilayah Konsel,” katanya.

Kebanyakan kasus yang terjadi didominasi oleh tindakan asusila, inses atau hubungan seksual sedarah antara ayah dan anak kandung, dan kasus pelecehan seksual ringan.

Ditambahkannya, khusus tahun 2019, sudah ada lima kasus yang masih dalam tahap proses.

“Kasusnya dan pelakunya masih sementara kami proses,” ungkapnya, Rabu 19 Februari 2019 lalu.

Untuk Penanganannya, pihaknya meminta assessment agar memulihkan status sosial dan kondisi psikologis korban khususnya pada anak-anak, dengan dibekali keterampilan kerja, sehingga kepercayaan diri mereka kembali terbentuk ketika terjun dalam lingkungan sosialnya masing-masing.
Terakhir, Jimmy berharap semoga masih ada dana dari APBD dan dibicarakan melalui DPRD. Kementerian juga ikut membantu.

“Anggaran yang di perlukan kalau bisa dilihat dari kasusnya harus sebesar-besarnya, kami upayakan lakukan pembekalan keterampilan kerja, dan temu penguatan anak. Ini  yang kami harapkan menjadi perhatian bersama saat ini,” pungkasnya.

Laporan. Aryani fitriana

  • Whatsapp

Pos terkait