Kendari, Sultrademo.co – Progres pembangunan Rumah Sakit (RS) Type D atau RS Antero Hamra yang terletak di Kecamatan Puuwatu saat ini sudah memasuki angka 50 persen.
Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menargetkan pembangunan RS tersebut bakal rampung di Desember 2022 mendatang.
Meski begitu, untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, optimalnya bakal berlaku di 2023 mendatang.
Dari penuturan Pj Wali Kota, Asmawa Tosepu kepada awak media, saat ini sedang dalam tahap pengecoran lantai dua gedung RS tersebut.
Asmawa optimis di bulan ini (November) akan ada progres baru yang bisa dicapai dalam pembangunan RS tersebut.
“November ini kita upayakan ada progres yang bisa dicapai lagi,” harapnya, Rabu, (02/11/22).
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari beberapa waktu lalu, setelah melakukan peninjauan bersama jajaran Pemkot dan Ketua Komisi III DPRD mengatakan untuk progresnya sudah diatas 30 persen. Bahkan pihak Dewan juga sudah meminta schedule pembangunan RS tersebut kepada Dinas terkait (PU) dan pihak pelaksana.
“Untuk progresnya sudah diatas 30 persen dan sudah kita minta schedulenya tadi, sudah kita tanyakan tentang proses penyelesainnya,” tutur Subhan.
Subhan memastikan pihak pelaksana tersebut yakin bahwa pembangunan RS tersebut bakal rampung di tahun ini.
“Mereka sangat yakin bahwa bisa selesai di tahun ini,” ungkapnya.
Untuk mengejar target tersebut, Subhan membeberkan bahwa pihak pelaksana menambah jam kerja (lembur) sampai jam 3 subuh. Serta penambahan tenaga kerja yang tadinya 80 pekerja menjadi 130 orang tenaga kerja.
“Ini penjelasan dari pihak Pu dan pelaksana lapangan beberapa konstruksi sudah dalam kondisi jadi sisa tahap pemasangan. Untuk tahap pengecoran sudah lebih cepat dari sebelumnya,” imbuhnya.
Laporan : Hani
 






