Soal Dana LPDB, Founder Kendari Kreatif: Kami Tidak Tahu

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews- Menyikapi pernyataan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Braman Setyo terkait penyaluran dana LPDB yang belum merata di Sultra, Founder Kendari Kreatif, Rendra Manaba mengaku tidak pernah mendapatkan informasi tersebut. Sebagai pelaku UKM dan Industri kreatif, hingga kini dirinya bersama yang lainnya belum pernah tersentuh sama sekali dana tersebut.

“Wow kami baru tahu kalau ada dana LPDB yang disalurkan di Sultra, kami selaku pelaku UKM & industri kreatif tidak tersentuh sama sekali,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, penyaluran dana LPDB tersebut harus disosialisasikan ke publik secara merata dan tidak sepihak, supaya dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Pastinya hal tersebut ada kongkalikong pengelolaan dana bergulir tersebut yang tidak tepat sasaran, harusnya transparansi data penerima bantuan dana bergulir dari LPDB itu bisa ditunjukkan ke publik agar pengelolah tidak menjadi sampah bagi para pelaku ukm kreatif yang selama ini ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” sarannya Jum,at (10/11).

Ditambahkannya, Pemerintah daerah juga harus menjemput bola (memanfaatkan peluang dana LPDB) dan mensosialisasikan ke pelaku UKM/Industri kreatif yang benar-benar real.

“Memang kami hanya komunikasi di pusat karena kami tidak diberi ruang untuk komunikasi di Pemda. Informasinya pun kami tidak dapatkan sama sekali,” kesalnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, UMKM dan Koperasi Kadin Sultra, Jaffray Bittikaka mengaku sangat menyayangkan penyaluran dan pengelolaan anggaran LPDB yang tidak efektif itu, padahal, lanjutnya, jika peluang itu dimanfaatkan dan dijemput sedini mungkin, para pelaku usaha dan ekonomi kreatif dapat berbuat banyak untuk mendorong peningkatan ekonomi di Sultra.

“Banyak pelaku ekonomi kreatif yang sudah menjajaki industri kreatif tidak mengetahui asal usul dana LPDB. Mereka justru banyak dari komunitas yang sudah mempunyai jaringan, baik ke sektor swasta dan pemerintah.

Kita berharap Pemerintah Daerah dapat jelih memanfaatkan peluang LPDB itu serta mengakomodir para pelaku usaha dan ekonomi kreatif di Sultra,” pungkas Jaffray.

Berdasarkan data LPDB, telah tersalurkan pembiayaan Rp63,1 miliar untuk Sultra dengan sebaran Kabupaten Bombana Rp4 miliar, Buton Utara Rp500 juta, Kolaka Rp6,25 miliar, Konawe Rp 6,15 miliar, Konawe Selatan Rp4,7 miliar, Muna Rp5,7 miliar, Baubau Rp4 miliar dan Kota Kendari Rp31,8 miliar. (AK)

 

Pos terkait