Sosialisasi Empat Pilar, MPR RI Bidik Siswa di Kendari

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co- Dalam rangka mencegah paham dan perilaku intoleran, Majelelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, (MPR RI) bersama pemerintah Kota Kendari melaksanakan sosialisasi empat pilar kepada siswa-siswi di Kendari. Selasa (24/09/2019).

Kegiatan Sosialisasi itu merupakan kali kedua digelar di Kota Lulo ini. Walikota Kendari, Zulkarnain mengatakan, secara umum wilayah Kota Kendari memiliki luas wllayah 271,76 km, yang terdiri dari beragam suku, budaya serta adat istiadat . hal ini ditandai dengan adanya 25 kelompok etnis yang terdaftar pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

Dengan karagaman budaya tersebut, lanjut Ketua DPC PKS Kendari itu, maka keberadaan Kota Kendari menjadi miniatur kecil negara republik Indonesia di provinsi Sulawesi Tenggara. hal itu, sambugnya tentu menjadi ancaman dan dapat pula menjadi potensi perpecahan bahkan suatu kekuatan, tergantung bagaimana dikelola.

“Kita harus menyadari bahwa sudah tentu tantangan yang akan kita hadapi untuk saat ini dan ke depannya tidak lagi satu arah, melainkan banyak arah termasuk melalui media sosial dan media elektronik,” ujarnya.

Hal tersebut, tambahnya harus segera diimbangi dengan berbagai pendidikan karakter dimulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.

“Untuk itu besar harapan kami hendaknya para guru dapat membimbing siswa dalam memanfaatkan media sosial dengan benar dan para siswa tidak menjadi konsumen dan produsen berita hoax, apalagi ujaran kebencian dan perilaku perilaku dan ujaran yang mengarah pada budaya lntoleransi,” tegasnya.

Di tempat yang sana, Hamka Haq selaku perwakilan MPR menjelaskan, MPR mempunyai tugas khusus untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Kebhinekaan terhadap masyarakat. Sebab banyak orang yang sering mendengarkan nama pancasila namun kadangkala melupkan pancasila itu sendiri. Ironisnya, kata Hamka hal itu bukan saja terjadi pada masyarakat tetapi juga di kalangan pejabat yang mempunyai gelar dan intelektual yang tinggi.

“Sasaran Sosialisai kali ini adalah guru, dan siswa juga sebab mereka punya pengaruh yang cukup besar dilingkungannya, bukan hanya dilingkungan sekolah tapi juga dilingkungan masyarakat luas,” katanya.

Laporan : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait