Kendari, sultrademo.co – Dr. Husain Insawan secara resmi dilantik oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas sebagai Rektor IAIN Kendari periode 2023-2027. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu dilaksanakan di ruang OR Kantor Kemenag Lapangan Banteng Jakarta, pada Jumat (16/6/2023).
Dalam sambutannya, Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan pentingnya mendalami Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) yang baru saja diluncurkan Presiden Joko Widodo pada Kamis 15 Juni 2023.
“Saya berharap para pimpinan PTKN memahami visi RPJPN secara holistik yang menjadi tulang punggung Kementerian Agama dalam melaksanakan pembangunan nasional,” ujarnya.
Ia juga meminta para rektor untuk segera melakukan konsolidasi dan memperkuat organisasi agar tercipta akselerasi program.
Sementara itu, Dr. Husain mengatakan, jabatan rektor yang baru diembankan kepadanya merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Insya Allah saya akan mewakafkan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengembangkan IAIN Kendari sebagaimana yang kita cita-citakan bersama menjadi kampus yang unggul, moderat dan visioner serta memiliki daya saing tinggi dengan menerapkan kepemimpinan kolaboratif dan koordinatif. Semua ini bisa terwujud dengan dukungan semua unsur civitas akademika,” ucapnya
Berikut ini sosok singkat Dr. Husain Insawan.
Husain dikenal sebagai anak yang tekun dalam berpendidikan sejak kecil. Pria yang akrab disapa Hamuse
dalam keluarganya itu menceritakan masa kecil tak mudah yang harus dilalui.
Dia mengungkapkan sejak kecil ditekankan untuk menjadi pribadi yang ulet dan pantang menyerah. Selain belajar dia berkeliling menjual jagung rebus usai pulang sekolah.
Menyelesaikan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kendari tahun 1985. Ia melanjutkan pendidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kendari 1988 dan pendidikan guru Agama Negeri Kendari 1991.
Selanjutnya, ia berhasil menempuh pendidikan S1 sebagai Sarjana Pendidikan Bahasa Arab di Institut Agama Islam Negeri Alauddin di Kendari tahun 1996 dan melanjutkan pendidikan sebagai Magister Pendidikan Islam di Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2000.
Tak berhenti sampai S2, menganggap pentingnya pendidikan mengantarkan Husain kembali menyelesaikan studi S3 dibidang Syariah konsentrasi Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Islam Negeri Alauddin pada 2010 lalu.
Selama berkarier pria yang lahir di Kendari, 17 Agustus 1973 sudah menerbitkan ratusan karya tulis buku dan artikel. Diantaranya “Pembaruan di Dunia Muslim: Melacak Jaringan Wahabi di Indonesia”
Metodologi studi Islam: Multi Pendekatan dan Model, HISPISI, Kendari: Spektrum Syariah dan Hukum Membumi Publishing. Selanjutnya Etika Prosedur Operasional Perbankan Syariah.
Laporan: Muh Sulhijah
 






