Terkait Pembongkaran Kios Pasar Panjang, Ini Kata Dispenda

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews – Pemerintah Kota Kendari melakukan pembongkaran kios pedagang di eks Pasar Panjang dengan pengawalan ketat aparat polisi dan TNI pagi tadi (18)7), di Jalan Sorumba.

Sebelumnya sejak satu tahun yang lalu Pemkot Kendari sudah berkali-kali bersurat dan melakukan sosisalisai agar para pedagang meninggalkan lokasi eks Pasar Panjang dan menempati Pasar Sentral Wuawua. Tetapi meski berkali-kali diperingati para pedagang enggan pindah. Dua minggu sebelum pembongkaran pun Pemkot Kendari kembali melakukan sosialisasi dari kios ke kios terkait pembongkaran hari ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kendari langsung angkat bicara terkait masalah pembongkaran pasar tersebut. Menurutnya sejak awal Pasar Panjang memang hanya lokasi sementara sampai menunggu pembangunan Pasar Sentral Wuawua selesai.

“Sejak awal memang hanya untuk tempat sementara sambil menunggu selesai dibangun yang permanen setelah kebakaran pasar sentral wuawua. Pada tahun 2017 telah diresmikan dan semua pedagang eks pasar panjang telah dipindahkan sesuai perjanjian awal bahwa setelah selesai akan mereka pindah,” ungkap Kepala Dispenda Nahwa Umar, Rabu (18/7/2018).

Menurutnya terkait masalah pedagang yang belum memiliki kios, bisa pindah ke Pasar Sentral Wuwua karena masih tersedia kurang lebih 200 kios dan etalase berserta dengan tempatnya.

Lanjut, Nahwa mengatakan untuk kios dan etalase beserta tempatnya dapat disewa per 12 tahun, bisa perbulan,  bisa per 3 bulan, bisa per 6 bulan, dan juga pertahun. Telah diasediakan juga tempat gratis di Padys Market dan Pasar Wayong. Bisa juga mereka gunakan pasar baruga, pasar andonohu, pasar lapulu atau pasar Nambo.

“Untuk harga kios yang per 12 tahun mencapai Rp. 202,500.000, untuk harga kios per tahun mencapai 16,875.000, dan harga kios bulanan Rp. 1,406,250,” pungkasnya.

Reporter : Aryani

Pos terkait