Tersandung Kasus Pidana Pemilu, Sepasang Suami- Istri di Konsel Dinyatakan DPO

  • Whatsapp

KONAWE SELATAN, SULTRADEMO.COM – Sepasang suami – istri tersangka kasus tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu), yang berinisial Y dan H asal Desa Watumeeto Kecamatan Lainea, Konawe Selatan (Konsel) akhirnya dinyatakan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kasat Reskrim Konsel.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Konsel, Iptu Fitrayadi, SH. Kamis (13/6/2019). “Tersangka sudah tidak diketemukan, Sudah disurati, dilakukan pemanggilan, dan didatangi di rumahnya tapi tidak ada sehingga diterbitkan dan dinaytakan DPO ,” bebernya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Iptu Fitriyadi yang juga bertindak sebagai Kordinator Penyidik Sentra Gakkumndu Konsel, menyatakan berkas perkara suami istri itu telah diserahkan penyidik tindak pidana Pemilu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Penyerahan tadi disaksikan masing – masing yang tergabung dalam Sentra Gakkumndu Konsel. Tersangka dijerat dengan Pasal 515 atau pasal 533 UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dengan ancaman 18 bulan penjara,” jelas dia.

Dijelaskan Iptu Fitrayadi, kedua tersangka tersebut diduga melakukan pencoblosan dua kali pada dua TPS berbeda.

“Mereka berdua ini melakukan pencoblosan di dua TPS berbeda, yaitu TPS di Desa Watumeeto Kecamatan Lainea dan TPS di Desa Waworano Kecamatan Kolono Konawe Selatan. Sehingga kejadian itu di laporkan oleh Panwas Kecamatan Kolono,” tutupnya.

Reporter : Adin

  • Whatsapp

Pos terkait