Kendari, Sultrademo.co – Vaksin Corona virus disease 2019 (Covid-19) sebanyak 20. 400 tiba di Kendari dengan dikawal ketat oleh personil gabungan Pori-TNI, Selasa (05/1/2021).
Vaksin Covid-19 dari Bio Farma ini, dibawa ke Kantor Dinkes Provinsi Sultra untuk diamankan serta disalurkan sesuai peruntukannya.
Dansat Brimob Kombes Pol Adarma Sinaga, kepada awak media mengatakan untuk pengamanan, pihaknya melibatkan 174 personil yang terdiri dari personil Polda Dir lantas dan personil lainnya.
“Kita bertugas untuk mengawal paket dari ruang kargo sampai di Dinas Kesehatan Provinsi Sultra. Untuk persiapan sendiri sudah dua hari informasi kami sudah mempersiapkan baik dalam rute maupun kesiapan personil,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Provinsi Sultra Hj. Nur Endang Abas mengatakan terkait penyaluran vaksin pihaknya masih menunggu mekanisme yang akan dilakukan secara nasional.

“Kita juga masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Balai BPOM,” terangnya.
Ia mengatakan, Saat ini pihaknya masih meminta data dari Kabupaten/Kota untuk update berapa Tenaga Kesehatan (Nakes) dan berapa vaksin yang dibutuhkan untuk per kabupaten yang akan dikirim ke Jakarta.
“Setiap orang dua kali pemberian dan ini akan digunakan ke 10.200 nakes. Untuk jumlah nakes sendiri yang ada disulawesi Tenggara 23.500 orang” terangnya.
Ia menambahkan, database nakes sudah ada, dan saat ini sedang diupdate kembali untuk mengetahui bawaan penyakit yang ada sesuai hasil skrining.
“Dari situ kita bisa memastikan yang wajib mendapatkan vaksin. Untuk APBD sendiri kami hanya menyiapkan distribusi dan sosialisasi sekitar 500 juta,” ujarnya.
Saat ditanya terkait pro kontra dari vaksin Covid-19 tersebut, ia menjelaskan pihaknya yakin pemerintah mengalokasikan anggaran begitu besar untuk pengadaan vaksin tentu untuk melindungi masyarakat.
“Tapi banyak kontranya, memang akan ada penyesuaian dalam tubuh dan efeknya seperti vaksin pada umumnya,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, pemerintah telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi virus corona di Indonesia melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07./Menkes/9860/2020.
Salah satu vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah hasil kerja sama antara PT Bio Farma (Persero) dengan perusahaan vaksin asal China, Sinovac Biotech.
Untuk memastikan kualitas dan keamanan vaksin itu, telah dilakukan uji klinis yang dilaksanakan oleh tim uji klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.
Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 tahap kedua dari Sinovac telah tiba di Indonesia pada 31 Desember 2020 lalu. Vaksin ini pun sudah diterima PT Bio Farma pada hari yang sama.
Dengan demikian, kini jumlah vaksin Covid-19 dari Sinovac yang sudah diterima oleh Indonesia sebanyak tiga juta dosis. Semua vaksin tersebut disimpan di tempat penyimpanan khusus di fasilitas penyimpanan PT Bio Farma dengan suhu yang tetap terjaga antara 2-8 derajad Celcius
Laporan : Ilfa
Editor : MA










