Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi kepala sekolah jenjang TK, SD dan SMP se Kota Kendari, Rabu (7/8/2023).
Bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi kepala sekolah ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu di salah satu hotel di Kota Kendari
dengan maksud meningkatkan profesionalitas kepala sekolah pada implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar dengan jumlah peserta sekiranya 141 kepala Sekolah.
Pj Wali Kota Kendari, usai membuka Bimtek mengatakan, Bimtek ini diselenggarakan dalam rangka memastikan kepala sekolah ini sebagai kepala satuan di masing tingkat pendidikan memiliki kompetensi tidak hanya kompetensi teknis atau keahlian dalam bidang mengajar tetapi juga dalam bidang managerial, kewirausahaan dan sosiokultural.
“Bagaimana mungkin kita bisa meningkatkan tingkat pendidikan dan kecerdasan masyarakat kota Kendari kalau pemimpin pada satuan sekolah masing-masing tidak memiliki kemampuan atau kompetensi yang diharapkan,” kata Asmawa Tosepu.
Dirinya berharap, melalui bimtek ini akan dihasilkan Kepala sekolah Yang memiliki kemampuan di bidang managerial, sosiokultural, kewirausahaan dan kemampuan teknis atau skill dalam mengajar.
“Karena menjadi penting dalam rangka kita mencerdaskan warga masyarakat kota Kendari, dengan adanya peran kepala sekolah yang menjadi vital atau starategis,” ujarnya.
Pj Wali Kota juga menyatakan Bimtek ini sifatnya wajib bagi semua kepala sekolah di jenjang pendidikan yang dimaksud yakni tingkat TK, SD, SMP se Kota Kendari.
“Karena peningkatan kapasitas kompetensi itu tidak bisa hanya karena kita merasa sudah pintar sebab perkembangan teknologi semakin hari semakin maju sehingga perlu di upgrade terus kemampuan para pemimpin termasuk kepala sekolah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Saemina menyatakan Bimtek ini sangat penting dilaksanakan karena kepala sekolah merupakan ujung tombak yang ada di satuan pendidikan.
“Dengan harapan mereka ini bisa melaksanakan fungsi sebagai kepala sekolah selain dari fungsi manajemen atau kewirausahaan sesuai dengan Permendikbud no.15 tahun 2018,” tutur Kadis Dikmudora.
Saemina berharap, dengan adanya perubahan kurikulum saat ini (Kurikulum Merdeka), diharapkan kepala sekolah untuk lebih giat dan bisa mengembangkan diri dan potensinya sehingga dia bisa bekerja dengan baik.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






