Wakil Bupati Buton Utara Buka Sosialisasi Produk dan Sertifikasi Halal bagi UMKM

Buton Utara, Sultrademo.co – Wakil Bupati Buton Utara, Rahman, membuka Sosialisasi Produk dan Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buton Utara, Kamis, (11/12/2025). Acara berlangsung di sebuah hotel di Ereke dan diikuti 50 pelaku usaha dari berbagai sektor.

Hadir sebagai pemateri, Ketua Komisi Fatwa MUI Sultra Drs. Abdul Gafar, M.Th.I Manager Halal Audit LPPOM Sultra, Reni E. Dega, S.Farm., Apt. serta Ketua MUI Butur, Alinurdin, S.Ag. Mereka memaparkan urgensi standardisasi halal di tengah meningkatnya kebutuhan konsumen Muslim.

Bacaan Lainnya
 

Mewakili Bupati Buton Utara Afirudin Mathara, Raman, menegaskan sertifikasi halal dan haram bukan sekadar formalitas hukum, melainkan kebutuhan mendasar bagi umat Islam serta memiliki nilai strategis dalam meningkatkan daya saing produk UMKM.

Menurutnya, aspek halal dan haram menyangkut tanggung jawab pelaku usaha, baik kepada konsumen maupun kepada Allah SWT. Sebab dalam ajaran islam, masalah pangan, makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik dan produk lainnya merupakan tolak ukur dari segala cermin penilaian awal yang bisa mempengaruhi berbagai bentuk perilaku seseorang.

“Makanan, minuman, obat-obatan, kosmetik dan produk lainnya, bagi umat islam tidak sekedar sarana kebutuhan secara lahiriah, tetapi juga bagian dari kebutuhan jasmaniah yang mutlak dilindungi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buton Utara dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap sosialisasi ini dapat membuka wawasan pelaku UMKM agar lebih memahami pentingnya standar syariah dalam proses produksi.

“Dengan sertifikasi halal, UMKM dapat memperluas pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan memperkuat posisi usaha di tengah persaingan,” ujar Rahman.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tertib halal harus diimplementasikan dalam ekosistem usaha secara menyeluruh, mulai dari regulasi, proses produksi hingga budaya sadar halal di masyarakat.

Ketua MUI Buton Utara, Alinurdin, menyebut kegiatan ini merupakan sosialisasi perdana yang secara khusus menyasar pengusaha ayam potong, rumah makan, penjual kosmetik, dan salon kecantikan.

Selama ini, kata dia, jumlah pelaku usaha yang mengantongi sertifikat halal masih minim.

“Melalui sosialisasi ini, kami dorong pelaku usaha segera melengkapi usahanya dengan sertifikat halal,” ujarnya.

Laporan: Risal Saputra

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait