Warganya Kabur dari RSUD Bahteramas, Ini Kata Ruksamin

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Seorang Pria (35) Warga Konawe Utara (Konut) pasien dalam pengawasan Corona virus desease 2019 (Covid -19) yang reaktif berdasarkan rapid test  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, kabur tanpa sepengetahuan pihak rumah sakit saat dirawat pada Senin (27/4/2020).

Mengetahui warganya tersebut kabur dari RSUD Bahteramas, Bupati Konut H. Ruksamin segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah timbunya keresahan dimasyarakat.

Bacaan Lainnya

“Istri dan anak-anaknya kami bawa ke RSUD Konut dan di rapid test. Alhamdulillah hasilnya Negatif,” ungkap Ruksamin Selasa (28/4/2020).

Meski warganya tersebut reaktif terhadap rapid test. Ruksamin mengungkapkan masih harus melalui PCR dari swab tenggorokan untuk memastikan apakah yang bersangkutan positif Covid-19.

“Artinya masih akan di swab tenggorok dan itulah yang menentukan apakah dia positif atau negatif, teman yang mengantarnya juga negatif saat rapid test” ungkap Ruksamin.

Ia menduga warganya tersebut kabur karena tertekan dan takut melihat ganasnya Covid-19 di pemberitaan.

“Kita lagi berusaha mendekati semua keluarganya untuk secepatnya kita temukan lalu di Swab tenggorok untuk memastikan positif atau tidaknya beliau,”ujar Ruksamin.

Sebelumnya Juru bicara tim gugus tugas Covid-19 dr. Rabiul Awal sudah menjelaskan untuk menghindari kesalahpahaman ditengah masyarakat.  Terkait hasil rapid test Positif tidak menunjukan seorang sudah menderita Covid-19, rapid test hanya sebagai skrining. Pemeriksaan diagnostik untuk covid-19 adalah PCR dari Swab tenggorok.

Pos terkait