Webinar Hati Pena Bahas 55 Tahun Pembaruan Islam Cak Nur: Menapak Warisan Intelektual Sang Pembaharu

Kendadi, Sultrademo.co – Lima puluh lima tahun telah berlalu sejak Nurcholish Madjid tokoh pembaruan Islam yang akrab disapa Cak Nur menggetarkan ruang intelektual Indonesia lewat gagasannya tentang “pembaruan Islam.”

Namun, sejauh mana warisan pemikiran itu masih hidup hari ini? Pertanyaan inilah yang menjadi pokok bahasan dalam Webinar Hati Pena bertajuk “55 Tahun Pembaruan Islam Cak Nur: Apa Hasilnya?” yang digelar Kamis, 16 Oktober 2025, pukul 19.00–20.30 WIB.

Bacaan Lainnya
 

Dalam sejarah intelektual Indonesia, makalah Cak Nur pada tahun 1970 menandai tonggak lahirnya kesadaran baru bahwa Islam dan modernitas bukanlah dua kutub yang saling bertentangan. Ia memandang keduanya sebagai dua arus yang dapat saling menguatkan demi kemajuan bangsa dan kemanusiaan.

Cak Nur menolak fanatisme sempit dan menyerukan agar agama ditempatkan sebagai kekuatan moral, bukan alat politik. Ia menegaskan, pembaruan Islam sejatinya adalah dialog terbuka antara nilai-nilai spiritual dan tantangan zaman, bukan penyeragaman tafsir atau dominasi satu pandangan keagamaan.

Webinar malam ini menghadirkan Budhy Munawar Rachman, salah satu pemikir Islam progresif Indonesia yang dikenal luas melalui kajiannya tentang pluralisme, sekularisasi, dan modernitas Islam. Ia akan mengulas kembali pemikiran-pemikiran Cak Nur, serta bagaimana warisan intelektual itu masih relevan dalam menjawab problem keagamaan dan kebangsaan masa kini.

Melalui forum ini, peserta diajak menapak ulang jejak intelektual Cak Nur bukan sekadar untuk dikenang, tetapi untuk dipahami dan diteruskan. Sebab, sebagaimana cita-cita sang pembaharu, bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai kebebasan berpikir, menghormati perbedaan, dan menolak segala bentuk ekstremisme.

Webinar Hati Pena menjadi ruang refleksi, bahwa pembaruan Islam bukanlah proyek masa lalu, melainkan pekerjaan intelektual dan moral yang terus berlanjut di tengah arus zaman yang kian kompleks.

Laporan: Arini Triana Suci R

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait