Lima Raperda Baru Yang diajukan Pemkot disetujui 7 fraksi DPRD Kota Kendari

  • Whatsapp

Kendari.Sultrademo.co – Tujuh fraksi dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, sepakat menyetujui usulan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

Lima Raperda itu adalah, pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh, rencana pembagunan industri Kota Kendari, retribusi pelayanan kesehatan hewan, perubahan ke dua atas perda nomor 5 tahun 2016 tentang susunan perangkat daerah, dan raperda perubahan ke tiga atas perda nomor 3 tahun 2020 tentang jasa usaha.

Bacaan Lainnya

Perwakilan fraksi Golkar, Sahabuddin mengatakan, terkait kelima Raperda yang diajukan, sebaiknya pemerintah kota benar-benar meningkatkan kualitas rumah masyarakat untuk menghilangkan pemukiman kumuh di Kendari.

Tak hanya itu, terkit pembagunan kawasan industri, Golkar berpendapat sama, terkait pentingnya mengelola RPIKK di Kendari. Karena betujuan untuk mengelola dan memanfaatkan komiditas yang berwawasan lingkungan.

“Dari lima raperda yang diajukan, kami fraksi Golkar menyatakan menerima 3 Raperda dan 2 Raperda perubahan tentang retribusi jasa usaha dan susunan perangkat daerah untuk dibahas lebih lanjut,” ungkap Sahabuddin.

Senada dengan Golkar, fraksi PAN juga ikut menyetujui rancangan raperda tersebut. Fraksi PAN menilai raperda yang diajukan sangat penting untuk dilaksanakan di Kendari, mengingat masih banyak pemukiman kumuh di Kendari.

“Dari 5 raperda yang diajukan, ada satu yang memang perlu dikllakukan secepatnya, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kendari dengan menghilangkan pemukiman dan lingkungan kumuh di Kendari,” beber Syaifullah Usman perwakilan fraksi PAN.

Ia juga berharap dengan Raperda tentang pemukiman kumuh, tidak ada lagi masyarakat Kendari yang hidup serba kemiskinan seperti yang dialami bapak La Nggugu yang tinggal di rumah tak layak selama 30 tahun di Kelurahan Mangga Dua Kecamatan Kendari.

Menanggapi pandangan umum fraksi dewan, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir berterimakasih, karena apa yang diajukan bisa diterima dengan baik oleh anggota dewan untuk selanjutnya dibahas bersama dengan pemerintah kota.

“Kita akan bahas secepatnya bersama anggota DPRD. Dan harapan kita, 5 Raperda ini bisa dibahas secepatnya, dan kemudian ditetapkan menjadi Perda juga cepat,” tutup Sulkarnain Kadir.

 

Laporan : Hani

Pos terkait