Kontroversi Bantuan Gubernur Sultra, Aman Center : Publik Silahkan Pantau Distribusi Logisitik

  • Whatsapp

Kendari, sultrademo.co – Kemasan logistik bantuan terhadap warga terdampak Corona virus desease 2019 (Covid-19) Sultra dengan cap “Gubernur Sultra” menuai kontroversi di masyarakat.

Direktur Aman Center, La Ode Rahmat Apiti menilai wajar dan sah-sah saja bantuan tersebut diberi logo Gubernur Sultra. Menurutnya gubernur merupakan simbol pemerintah provinsi.

Bacaan Lainnya

“Bantuan gubernur tidak menyalahi prosedur. Bantuan tersebut atas nama pemerintah provinsi yang akan diserakan ke kabupaten dan kota” Terang La Ode Rahmat.

Menurut La Ode Rahmat foto Gubernur pada kemasan bantuan merupakan hal yang tak perlu di politisasi dan diperdebatkan.

“Simbol gubernur di kemasan bantuan atas nama gubernur bukan atas nama pribadi tidak perlu ada politisasi, yang salah kalau bantuan tersebut kemasannya dilabeli foto selebriti”

Ia menilai dalam kondisi pandemi Covid-19 ini masyarakat sangat mengharapkan bantuan, sehingga kritikan atau perdebatan-perdebatan yang tak perlu sebaiknya dihindari.

“Kalau kita terjebak dengan kritikan bisa terhambat kerja kemanusiaan, yang utama sekarang publik mengawasi distribusi nya, silakan publik awasi penyalurannya biar bantuan tersebut tidak tercecer” Terangnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan logistik pemprov tersebut akan diserakan pada pemerintah kabupaten/kota, sehingga Ia meminta agar publik bisa mengawasi penyalurannya.

“Nanti akan diserahkan kepemerintah daerah, yang mendistribusi pemda karena bantuan ini untuk membantu masyarakat Sultra”.

“Kita minta partisipasi publik untuk mengawasi distribusi, biar tidak terjadi politisasi silakan awasi di lapangan Pak Gubernur secara politik tidak ada kepentingan apalagi sudah periode terakhir.. doa dan dukungan publik untuk kelancaran sangat kami harapkan” Pungkasnya.

Pos terkait