Catatan: Andi Hatta M. Paturusi
Sultrademo.co – ASR akronim dari Andi Sumangerukka sekaligus menjadi tagline Aman, Sejahtera dan Religius. Dalam catatan ini, penulis menggabungkan keduanya.
Pada Pilkada serentak 27 Nompember 2024, pasangan Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan kemenangan mutlak 52,39 persen.
Prosentase kemenangan 52,39 persen ini menunjukkan mayoritas rakyat Sultra manaruh harapan besar kepada Pasangan ASR-Hugua untuk kemajuan daerah dan masyatakat yang Aman, Sejahtera dan Religius.
Setelah terpilih dan ditetapkan menjadi gubernur dan wakil gubernur Sultra, pasangan ASR-Hugua tak lagi hanya mengurus 52,39 persen atau 775.183 suara tapi mengurus san melayani seluruh rakyat Sultra yang berjumlah 2,75 juta jiwa (2024).
Keamanan
Ditinjau dari sektor mana pun, semua mayarakat menginginkan lingkungan yang aman dan kondusif. Dengan jaminan rasa aman maka investasi akan meningkat –yang tentu saja akan membuka lapangan kerja, aktivitas sosial ekonomi masyarakat akan terus bergerak. Para investor dan pelaku dunia usaha, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak lagi merasa was-was terhadap kemungkinan pembegalan, pemerasan atau pun pungutan liar.
Jaminan keamanan dari pasangan ASR-Hugua ini tentu tidak hanya terbatas pada dunia usaha tapi juga dari segala aktivitas masyarakat, di jalan, di pasar, di pelabuhan, di terminal dan lain sebagainya.
Dengan jaminan keamanan ini, maka secara otomatis akan meningkatkan interaksi dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat sehingga pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan.
Kesejahteraan
Untuk mencapai taraf kesejahteraan tentu tidak semudah menyampaikan janji politik dalam kampanye. Kesejahtraan pada level terendah adalah terpenuhinya kebutuhan primer, selanjutnya pemenuhan kebutuhan sekunder dan tersier.
Ada sejumlah indikator kesejahteraan yang harus terpenuhi, mulai dari aspek pendapatan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, dan sosial budaya.
Pada level terendah, kesejahteraan seseorang atau keluarga terpenuhi jika sudah memiliki rumah, pakain dan pangan yang layak. Namun ketersediaan, sandang, pangan dan papan itu harus didukung dengan pekerjaan berkelanjutan dan pendapatan yang layak. Tanpa pekerjaan dan pendapatan berkelanjutan, maka seseorang atau keluarga, meski memiliki rumah dan pakaian akan rentan jatuh miskin.
Untuk itu, rakyat juga butuh peningkatan sumberdaya dengan ketersediaan fasilitas dan akses pendidikan serta pelayanan kesehatan yang murah dan berkualitas. Jangan sampai ada anak-anak putus sekolah karena orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya atau ada orang sakit yang terlantar dan meninggal karena tidak dapat pelayanan yang cepat dan tepat di rumah sakit.
Religius
Untuk mendorong terciptanya masyarakat religius tidak cukup hanya melalui pembentukan organisasi-organisasi keagamaan atau komunitas-komunitas dakwah formal serta program insentif dai, guru ngaji, imam dan marbot masjid tapi lebih dari itu, pada tingkat yang lebih luas bagaiamana akidah umat terbangun, pengetahuan, pemahaman hingga pengamalan ajaran agama.
Tentu semua itu harus dicontohkan oleh para pemimpin. Bagi muslim, apakah telah melaksanakan rukun Islam seperti shalat, berpuasa, mengeluarkan zakat dan berhaji bagi yang mampu. Apakah sudah shalat lima waktu berjamaah di masjid. Demikian halnya, yang non muslim, apakah sudah melaksanakan ajaran agamanya masing-masing.
Pada implementasi lebih luas, ajaran agama akan mendorong untuk berkaku amanah, memanusiakan manusia, berakhlak mulia, adil, toleran, jujur dan berintegritas.
Artinya, pemimpin dan masyarakat yang religius tidak akan zalim, korupsi, mencuri, membegal, mabuk-mabukan, narkoba termasuk tidak akan mengganggu ketertiban umum.
Akankah harapan masyarakat Sultra yang dititipkan kepada Pasangan ASR-Hugua akan terwujud? Kita tunggu saja implementasinya hingga lima tahun ke depan.
Adapun program unggulan pasangan gubernur/wakil gunernur Sultra ASR-Hugua periode 2025-2030 meliputi;
1. Satu Triliun Anggaran Untuk Kepulauan (SATRIA KEPULAUAN).
2. Seratus Juta Asuransi untuk Petani Sultra (SETARA)
3. Sport Center tiap Kabupaten/Kota (SPORTIKA).
4. Jalan Mulus Antar Wilayah (JAMA’AH).
5. Modal Usaha Untuk Ibu-ibu (MANTU).
6. Semua Mudah Dapat Kerja (SAMUDRA).
7. Layanan Ambulan Darat dan Laut Gratis (LARIS).
8. Perlengkapan Seragam dan Sekolah Gratis (PENGGARIS).
Kedelapan program unggulan ini bisa menjadi pengingat bagi Pasangan ASR-Hugua untuk terus berkomitmen mengimplementasikan visi-misi dan programnya.
Demikian halnya masyarakat Sultra, visi-misi dan tawaran program pasangan ASR-Hugua itu bisa jadi alat kontrol, agar gubernur dan wakil gubernur senantiasa berada di rel yang benar, rel yang telah dibuatnya sendiri menuju masyarakat yang Aman, Sejahtera dan Religius. ***










