Bahtra Banong : Permintaan Maaf Kapolda Bukti Lemahnya Koordinasi Antara Lembaga Pemerintah

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Kepolisian daerah ( Kapolda) Sultra pada hari senin (16/3/2020) lalu memberikan klarifikasi yang berbeda dengan keterangan yang diperoleh dari Kantor wilayah( Kanwil) Kementrian hukum dan ham (Kemenkumham) serta Dinas tenaga kerja dan transmigarsi (Disnakertrans) terkait kekeliruan aktifitas perpanjangan visa Tenaga Kerja Asing ( TKA) dari China.

Menanggapi hal tersebut, Co Kahmi Preneur, Bahtra Banong menilai pemerintah jangan menyebar informasi hoax, mestinya atas kejadian salahnya informasi yang diterima oleh kapolda sultra Brigjen pol Merdisyam atas kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal china menunjukkan lemahnya koordinasi antara lembaga pemerintah satu sama lain.

Bacaan Lainnya

“Lembaga pemerintah harus saling berkordinasi dan bahkan harus saling bahu membahu, menghadapi atas terjadinya penyebaran wabah virus corona,”ujar Bahtra Banong saat dikonformasi lewat Via telepon, Rabu malam (18/3)

Politisi Gerindra itu, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) sultra khususnya, haruslah mengutamakan keselamatan warganya ketimbang memprioritaskan para pekerja asing di areal pertambangan.

“Selain itu pemprov sultra juga harus terus mengambil langkah-langkah pencegahan dan mengedukasi masyarakan soal hidup bersih agar terhidar dari wabah covid-19 ujar Bahtra politisi Gerindra tersebut,”pungkasnya

Ilfa

Pos terkait