Bawaslu Provinsi Sultra Ingin Hadirkan Aplikasi Alarm Pemantau Pemilu

  • Whatsapp
Ketgam : Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu Saat Membawakan Sambutan Pada Seminar Nasional

Kendari, Sultrademo.co – Kepala Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Hamiruddin Udu mengatakan ingin hadirkan aplikasi alaram pemantau pemilu, (13/6).

Hal ini diungkapkan Hamiruddin saat membuka kegiatan Seminar Nasional Maksimalisasi Penegakan Hukum Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Bacaan Lainnya

“Ini bisa dibuat oleh siapa saja. Saya membayangkan aplikasi yang dibuat bisa memantau atau melihat pergerakan orang-orang tertentu yang melakukan politik,” ujarnya.

Hamiruddin menilai kecurangan pemilu pada tahun 2019 cukup tinggi dan tingkat laporan masyarakat cukup rendah, sehingga perlu ada inovasi teknologi informasi yang dapat menunjang kebijakan pengawasan politik uang.

“Perlu ada aplikasi seperti model polisi, agar bisa melihat pelanggaran. Aplikasinya tidak mesti harus melampirkan nama pelapor,” pungkasnya.

” Ditambahkannya, beliau membayangkan aplikasi ini dapat berfungsi seperti alarm. Ketika pengguna aplikasi melihat hal yang mencurigakan dalam pemilu, ia cukup menekan tombol lapor pada aplikasi tersebut, sehingga tidak perlu lagi ke kantor Bawaslu. Selanjutnya pengawas pemilu terdekat akan mendekati lokasi tersebut untuk mendeteksi kejadian.

Aplikasi alarm pemantau pemilu ini perlu diluncukan karena personil Bawaslu terbatas sehingga tidak dapat menjangkau seluruh wilayah.

“Harapannya dengan adanya aplikasi ini bisa meminimilasir kecurangan pemilu sehingga penegakan hukum pemilu dapat lebih maksimal,” tutupnya.

 

Writer: Luthfi
Editor: UL
  • Whatsapp

Pos terkait