Besok, Gerhana Matahari Cincin Akan Muncul di Langit Indonesia.

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co- Kabar akan terjadinya fenomena alam Gerhana Matahari Cincin (GMC) beberapa pekan ini kambali tersebar di media sosial seperti facebook dan youtube.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) melalui laman resmi telah menginformasikan bahwa GMC terakhir kali muncul pada 26 Januari 2009, dan diprediksi akan muncul di langit Indonesia pada tanggal 26 Desember 2019.

Bacaan Lainnya

Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia mengatakan, fenomena alam ini dikibatkan dinamisnya pergerakan matahari, bumi dan bulan yang terjadi pada saat fase bulan baru.

“Gerhana matahari merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semuanya sampai ke bumi. Baik gerhana matahari maupun gerhana bulan. Peristiwanya dapat diprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi,” katanya

Akibatnya, lanjut dia, saat puncak gerhana, matahari akan tampak seperti cincin yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

Untuk GMC sendiri lanjut dia, terjadi ketika matahari, bulan dan bumi tepat segaris. Pada saat terjadi gerhana, piringan bulan teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari.

Amelia menjelaskan negara – negara yang bakal dilewati GMC ini yakni Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Samudera Pasifik.

“GMC 26 Desember 2019 ini, dapat diamati di sedikit Afrika bagian Timur, seluruh wilayah Asia, Samudra India, Australia bagian Utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian (GMS),” terangnya

Untuk di wilayah Indonesia, jalur GMC yang bakal dilewati 25 pusat kota dan kabupaten di tujuh provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

“Untuk di wilayah Sultra hanya Gerhana Matahari Sebagian (GMS) dimulai pukul 12.35 Wita, puncaknya pukul 14.21 Wita dan berakhir pukul 15.49 Wita,” jelasnya.

Sementara, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementrian Agama Kemenag( RI) Tarmizi mengimbau masyarakat melakukan Shalat Sunnah secara berjama’ah dan melakukan khutbah sesuai dengan tuntutan Nabi Muhammad SAW.

“Selain itu umat muslim dianjurkan untuk bertakbir, memperbayak zikir, bersedekah dan memperbanyak amal – amalan lainnya, untuk keselamatan bangsa dan negara,”ujarnya.

Laporan :Ilfa
Editor : AK

Pos terkait