Bupati Konawe Resmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Unaaha

  • Whatsapp

Konawe, Sultrademo co – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan keseriusan dalam memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2020 (Covid-19).

Banyak hal telah dilakukan Pemda Konawe dalam melawan pandemi tersebut. Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa telah menginstruksikan ke seluruh jajaran untuk bertindak cepat menangkal Covid-19.

Bacaan Lainnya

Mulai dari rapat Koordinasi bersama Forkopimda, Rapat Istimewa, Sosialisasi, pembetukan posko dan Gugus Tugas, pemeriksaan kesehatan kepada warga yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara berkala.

Pemda Konawe juga melakukan penyemprotan disinfektan secara massal serta pembagian cairan disinfektan. Dan hari ini, Senin (13/4/2020), Bupati Konawe meresmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 bertempat di eks Gedung Diklat Konawe.

Kery Saiful Konggoasa melalui Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Konawe dr. H. Agus Lahida, MARS mengatakan Peresmian RSD Covid-19 ini dilaksanakan secara sederhana mengingat kondisi semua yang kurang nyaman dengan pandemi ini.

Menurut dr. Agus sapaan akrabnya, saat ini tenaga medis dan Alat Pengaman Diri (APD) untuk menangani pasien sudah disiapkan.

“Hanya untuk mengantisipasi supaya kalau ada keluarga kita, masyarakat Konawe dan sekitarnya tidak perlu sampai ke Kendari, cukup di Konawe saja dirawatnya,”kata dokter Agus.

Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kabupaten Konawe dr. Diah Nilasari mengatakan dengan diresmikannya RSD Covid-19 ini warga Konawe yang ada gejala tidak perlu dirawat di RS Kendari atau RS Bahteramas lagi karena Pemda Konawe sudah menyiapkan RS Darurat Covid-19.

“Warga tinggal menghubungi IGD RSD Covid-19 melalui kontak telepon nomor: 085255182922, Dinkes Konawe: 081245987897 dan IGD BLUD: 082368884119,”katanya.

Ia kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat Konawe untuk membatasi aktivitas sosial dengan tetap berada di rumah. Kecuali ada urusan yang sangat penting seperti tugas maupun kebutuhan akan kesehatan.

“Apabila harus keluar rumah wajib menggunakan masker, masker kain cukup untuk masyarakat, penggunaan maksimal empat jam,” kata Dokter Spesialis Radiologi ini.

Ia menambahkan, apabila berada di luar rumah, masyarakat diimbau untuk menjaga jarak kontak dengan orang lain minimal 1,5 meter. Kemudian lanjut dr. Nila, setiap saat disarankan untuk mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir.

“Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

 

Pos terkait