Bupati Muna Minta HMI Cabang Raha Sinergi dengan Pemda

  • Whatsapp
Ketgam: Bupati Muna saat membuka Konfercab HMI Raha

Raha, Sultrademo.co – Bupati Muna, La Ode Muhammad Rusman Emba, membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Raha ke-II, Jumat (10/7).

Rusman Emba yang juga Ketua Umum Korps alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Muna mengatakan, perlu ada sinergi yang baik antara kader HMI dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna.

Bacaan Lainnya

“Penting menjaga soliditas, silaturahim, kerjasama yang baik di tubuh HMI. Disamping itu, perlu ada sinergi yang baik antara HMI dan pemerintah daerah,” ungkap Rusman Emba dalam sambutannya pada Konfercab di Aula Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna.

Rusman Emba menilai, sebagai organisasi mahasiswa, seharusnya kader HMI dapat menjadi kekuatan kritis yang turut serta dalam pembangunan daerah.

“HMI sebagai organisasi mahasiswa diharapkan menjadi kekuatan kritis di daerah. Selin itu, penting adanya pembangunan Sekretariat HMI Cabang Raha sebagai sentrum aktivitas organisasi,” tandas Rusman Emba.

Selain itu, Kordinator Steering Comitte (SC) Konfercab Ke II HMI Raha, Jumran menjelaskan, dalam kegiatan yang dihadiri kader HMI Raha dari berbagai perguruan tinggi, alumni HMI, pimpinan OKP dan Organisasi intra/ekstra Kampus ini, akan dilakukan perumusan program kerja dan pedoman organisasi, serta memberikan rekomendasi terhadap internal HMI maupun eksternal organisasi.

“Kita akan mendengarkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus HMI Cabang Raha sebagai bentuk evaluasi dan koreksi terhadap perjalanan HMI Cabang Raha selama satu periode kepengurusan dan pendemisioneran pengurus. Selain itu, kita juga akan memilih formateur dan mide formateur HMI Cabang Raha periode 2021-2022,” pungkasnya.

Sementara Ketua Umum HMI Cabang Raha, Yasin La Daisai menambahakan, Konfercab ini sebaiknya tidak hanya dijadikan sebagi ajang pemilihan Formatur, namun melahirkan gagasan konstruktif guna kemajuan HMI dan daerah.

“HMI Cabang Raha harus mulai merespon isu-isu strategis kedaerahan baik berkaitan dengan tata kelola birokrasi, pengembangan ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup, penegakan pukum, sosial dan budaya,” tukasnya.

Penulis : Luthfi Badiul Oktaviya
Editor : AK

 

 

Pos terkait