Bupati Ultimatum Lepas Pasien Covid-19 dari Luar Konawe

  • Whatsapp

Konawe, Sultrademo.co- Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari pihak provinsi hingga kini ini belum tiba di Konawe. Padahal, perlengkapan tersebut sangat dibutuhkan. Apalagi di Konawe memiliki Rumah Sakit Darurat (RSD) yang juga menampung pasien terinfeksi Covid-19 dari luar daerah, diantaranya dari kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Buntut dari itu, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa geram akibat lambannya pemprov menyikapi bantuan APD tiba di daerahnya. Kery Saiful Konggoasa meluapkan kekesalannya itu, Rabu (13/5) saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan Konawe.

Bacaan Lainnya

Ia mengancam akan melepas pasien Covid-19 asal luar Konawe yang saat ini dirawat di bangunan eks gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Konawe.

“RSD Konawe sudah jadi rujukan. Pasien Covid-19 dari luar daerah juga masuk disini. Bosan kita sudah dua kali minta APD tidak ada kejelasan sampai sekarang , kita mau usir (pasien asal luar daerah) kan tidak enak juga. Kita lihat saja kapan tidak dibantu Gubernur, saya akan lepas mereka supaya ditangani di Kendari saja,” geram mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Ketua Harian DPW PAN Sultra itu menambahkan, stok APD di Konawe masih sangat minim. Apalagi, APD itu hanya bisa digunakan sekali pakai saja oleh tim medis yang menangani pasien Covid-19. Makanya, Bupati Konawe dua periode itu berharap ada perhatian dari pihak pemprov Sultra. Terlebih, status RSD Covid-19 Konawe yang sudah jadi rujukan bagi pasien yang berasal dari luar Konawe.

“Kemarin saya sudah laporkan ke Pak Gubernur setelah beliau berbicara dengan pihak KPK. Saya laporkan situasi di Konawe yang saat ini jadi zona merah pandemik ini dan minta dikirim bantuan ke Gubernur. Beliau iyakan. Kenyatannya sudah dua kali kita minta, bantuan belum ada. Makanya, kapan pasien (luar daerah) disini bertambah, bawa di Kendari saja. Terserah mau apa, sejauh ini kita sudah membantu penanganan pasien covid dari luar Konawe tapi kok begitu perhatian pemerintah seakan menutup mata,” cetus Kery

Laporan: Jumardin Engga
Editor: AK

  • Whatsapp

Pos terkait