Cegah Covid-19, Kemenag Imbau Akad Nikah Cukup Dihadiri 10 Orang

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Upaya mencegah penyebaran Covid-19, Kementrian Agama (Kemenag) Kota Kendari mengeluarkan pedoman terkait tata cara akad nikah yakni mengizinkan adanya proses akad nikah ditengah wabah virus corona (Covid-19), tetapi jumlah orang yang hadir tidak lebih dari 10 orang dalam satu ruangan.

Hal itu, untuk menekan penyebaran Wabah Covid-19, kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa harus ditiadakan.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Baharuddin menjelaskan, pendaftaran untuk menikah tetap dilayani tetapi proses pernikahan akad nikah, sekurang-kuranganya tidak lebih dari 10 orang.

“Yang sudah terlanjur mendaftar di Kantor Urusan Agama( KUA) waktunya sudah ada , tetapi kalau di KUA atau dirumah di laksanakan proses akad nikahnya, sekurang-kuranganya tidak lebih dari 10 orang,” katanya.

Ia menjelaskan pedoman terkait tata cara akad nikah ini, berlangsung sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Jadi proses pernikahan di kementrian agama (Kemenag) Berlakunya sampai ada informasi baru sampai berakhirnya bencana non alam Covid-19 dan himbauan berlaku bulan ini,”ujar Baharuddin saat dikonfirmasi Via Celuller Kamis, (26/3/2020)

Untuk saat ini, lanjutnya,  tidak ada laporan dari KUA perihal pembatalan ataupun pengunduran waktu pernikahan.

“Akad bisa dilangsungkan lebih dari 10 orang, mempelai laki-laki dan perempuan harus menggunakan masker dan sarung tangan begitu juga penghulunya,” tegasnya.

 

Pos terkait